obat ramuan tradisional


BUNGA matahari atau disebut juga dengan nama latin Helianthus annuus L adalah tumbuhan asli dari Amerika Utara, daerah di sekitar Mexico, Cile dan Peru, yang berasal dari familia compositeae (asteraceae). Saat ini diperkirakan ada sekitar 67 spesies dalam genus helianthus ini.
Nama helianthus  diambil dari kata helios yang berarti matahari dan anthos berarti bunga. Alasan yang paling masuk akal kenapa disebut bunga matahari adalah karena bunga ini selalu menghadap ke arah datangnya sinar matahari. Ia bergerak mengikuti sumber cahaya terbesar tersebut. Fenomena seperti ini dikenal dengan istilah heliotropism.

Di Cina bunga ini dikenal dengan nama Xiang ri kui. Sementara di Indonesia sendiri ia mendapat banyak sebutan, di antaranya bunga panca matoari, teleng matoari, ledomata, kembang srengenge, kembang tampongare, bungong matuhori, sungeng, hingga purbanegara.

Rendah Kolesterol
Pada umumnya, bunga matahari ditanam oleh banyak keluarga untuk menghias taman atau halaman depan rumahnya. Bunganya yang kuning lebar seperti matahari lengkap dengan ornamen menyerupai sinar di sekelilingnya, membuat tanaman ini lebih cocok sebagai pemanis mata.

Herba yang berumur pendek (kurang dari setahun) ini tumbuh tegak setinggi 1 hingga 3 meter dengan bulu-bulu halus di seluruh bagiannya. Daunnya tunggal berbentuk jantung dengan bunga besar menyerupai cawan. Mahkota bunganya berbentuk mirip pita yang menyelimuti cawan di tepinya. Tepat di tengah-tengahnya terdapat bunga-bunga kecil yang berbentuk tabung dan berwarna coklat. Dan meski termasuk tanaman berbatang basah, bunga matahari ternyata justru lebih “nyaman” ditanam di area yang banyak mendapat sinar matahari.

Berdasarkan data dari Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, biji bunga matahari ternyata mengandung gizi yang cukup lengkap. Ia mengandung minyak nabati dengan kadar kolesterol rendah, sehingga cocok  dikonsumsi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau mengalami kelainan jantung.

Setara Minyak Zairun
Minyak biji bunga matahari kualitasnya dinilai hampir setara dengan minyak zaitun. Karena itu ia digunakan secara luas sebagai pengganti minyak-minyak sayur. Dan kualatis terbaik dari minyak  bunga matahari ini didapat dari varietas biji hitam dengan kandungan minyak sekitar 50 hingga 60 persen.

Dari beberapa literatur juga diketahui, biji bunga matahari berkhasiat diuretic (peluruh kencing), expectorant, dan bisa digunakan untuk meringankan demam, flu, batuk, sakit tenggorokan, atau penyakit paru-paru. Menurut Hartwell (1967–1971), pakar botani dan pengobatan herbal dari Amerika, bunga dan biji bunga matahari telah lama digunakan sebagai obat tradisional oleh warga Venezuela untuk mengobati kanker. Kadang, mereka juga mencampurnya dengan anggur.

Sementara itu, di mata Dr Setiawan Dalimarta, penulis tumbuhan obat dan juga ketua Bidang Pelayanan Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (Sentra P3T) DKI Jakarta, seluruh bagian bunga matahari ternyata memiliki khasiat obat. Katanya, “Bunganya bisa untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi nyeri atau bersifat analgesik. Misalnya, untuk mengurangi sakit kepala, sakit gigi, nyeri menstruasi, atau nyeri lambung.”

Ia menambahkan, bijinya bisa untuk meningkatkan nafsu makan, mengobati disentri berdarah, meringankan sakit campak, atau  meningkatkan gairah. Dari beberapa sumber, Dr Setiawan juga mengetahui bahwa akarnya bermanfaat untuk infeksi saluran kencing, radang saluran napas, batuk rejan dan keputihan. Daunnya bermanfaat untuk malaria dan anti radang.

Dalam suatu percobaan diketahui, sumsum dari batang dan dasar bunga (reseptaculum) yang berisi hemicellulose ternyata berhasil menghambat sarcoma  dan ehrlich asitic carcinoma pada tikus percobaan. “Karena itu ia juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati kanker, misalnya kaker lambung dan kanker esophagus,” kata Dr Setiawan.

Biji bunga matahari merupakan salah satu sumber minyak terbesar, khususnya  minyak yang bisa dimakan. Tapi selain itu minyak bunga matahari  biasanya juga digunakan sebagai bahan margarin, sabun, minyak pelumas, penerangan, serta  saus salad. Bila dicampur dengan minyak biji rami,  minyak bunga matahari yang setengah jadi biasanya juga diajadikan sebagai bahan  cat atau pernis.

Tak hanya itu. Daun bunga matahari ternyata juga biasa dimanfaatkan untuk makanan ternak. Sedang batangnya mengandung serat yang sering digunakan untuk bahan kertas. Saat ini, juga sedang dilakukan penelitian tentang kemungkinan penggunaan minyak bunga matahari untuk bahan bakar diesel.

Bahaya Bagi Ibu Hamil
Dengan segala manfaatnya, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengkonsumsi atau menggunakan minyak bunga matahari. “Yang paling penting adalah, jangan sampai diminum oleh ibu yang sedang hamil atau sedang menyusui,” pesan Dr. Amarullah H. Siregar, MSc, PhD, ahli naturopati dan homeopati. Hal itu disebabkan karena dalam bunga matahari terkandung zat yang disebut inulin yang berfungsi untuk melebarkan dan melancarkan organ atau saluran pernapasan, sehingga bisa berbahaya bagi bayinya.

Tapi, menurut Dr. Siregar, sampai saat ini ia belum terdengar kasus keracunan bagi orang dewasa yang mengkonsumsinya. “Bisa dibilang bunga matahari ini relatif aman. Apalagi ia banyak mengandung mineral, besi, kalium, kalsium, fosfor, magnesium dan natrium yang bermanfaat buat tubuh,” ujarnya. Cuma, ia mengingatkan, pemakaian bunga matahari atau obat-obatan tradisional lainnya akan lebih aman jika dikonsultasikan dengan dokter atau ahli

Beberapa Resep Bunga Matahari:

Berikut beberapa contoh resep pengobatan dengan bunga matahari yang dihimpun dari berbagai sumber:
1. Sakit kepala: bunga 25-30 gram direbus bersama 1 telor ayam (tidak dipecahkan) dalam 3 gelas air hingga tinggal setengah gelas. Minum sesudah makan, 2 kali sehari.
2. Radang payudara (mastitis): ambil beberapa kepala bunga (tanpa biji) dipotong halus, lalu dijemur. Setelah kering,  disangrai sampai hangus kemudian digiling sampai halus (jadi tepung). Ambil 10-15 gram, campur dengan sedikit arak putih, gula secukupnya, dan setengah gelas air hangat. Minum 3 kali sehari.
3. Rematik: kepala bunga digodok sampai jadi seperti kanji, dinginkan lalu tempelkan (borehkan) pada tempat yang sakit.
4. Sulit buang air besar dan air kecil: rebus 15-30 gram akar segar dengan 4 gelas air hingga menyisakan 2 gelas. Dinginkan dan saring. Minum 2 kali masing-masing 1 gelas.
5. Disentri : 30 gram biji diseduh, kemudian ditim selama 1 jam. Setelah diangkat, tambahkan gula batu secukupnya lalu minum.

Masrur Jamaludin

Oleh: Nurchasanah Mahasiswi Pascasarjana Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Institut Pertanian Bogor

ANGKA pertumbuhan lansia mencapai 2,5 persen per tahun, lebih besar dari angka pertumbuhan populasi dunia yang hanya 1,7 persen per tahun.

Hingga 30 tahun mendatang diperkirakan akan terjadi ledakan penduduk usia lanjut mencapai 200-400 persen. Sementara kenaikan populasi penduduk usia lanjut di Indonesia antara tahun 1990 dan 2025 akan mencapai 414 persen dari 32 juta orang pada tahun 2002.

BERSAMAAN dengan bertambahnya usia, terjadi pula penurunan fungsi organ tubuh dan berbagai perubahan fisik. Penurunan ini terjadi pada semua tingkat seluler, organ, dan sistem. Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan kejadian penyakit pada lansia.

Masalah lain yang timbul adalah menurunnya kemampuan kognitif (gejala ringan adalah mudah lupa dan jika parah akan menyebabkan kepikunan). Ada banyak faktor yang terkait dengan menurunnya kemampuan kognitif pada kelompok lanjut usia ini. Faktor gizi dan pola hidup yang sehat merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan kognitif warga senior.

Di sebuah provinsi di China disebutkan, terdapat populasi lansia yang sebagian besar berusia lebih dari 100 tahun masih hidup dengan sehat dan sedikit sekali prevalensi kepikunan di sana. Menurut mereka, rahasianya adalah menghindari makanan modern, banyak mengonsumsi sayur dan buah, aktivitas fisik yang tinggi, dan sosialisasi dengan warga lainnya, dan sebagai tambahan mereka hidup di tempat yang sangat bersih dan jauh dari polusi udara.

Homosistein dan menurunnya kemampuan kognitif

  • Menjadi tua adalah pasti, yang terpenting adalah bagaimana menjadi tua tapi sehat dan tidak membebani, termasuk di antaranya mencegah terjadinya kepikunan.

Menurunnya kemampuan kognitif sering kali dianggap sebagai masalah biasa dan merupakan hal yang wajar terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Padahal, menurunnya kemampuan kognitif yang ditandai dengan banyak lupa merupakan salah satu gejala awal kepikunan.

Kognitif adalah kemampuan pengenalan dan penafsiran seseorang terhadap lingkungannya berupa perhatian, bahasa, memori, visuospasial, dan fungsi memutuskan. Kemunduran yang paling dominan ditemui adalah menurunnya kemampuan memori atau daya ingat. Demensia merupakan suatu kemunduran intelektual berat dan progresif yang mengganggu fungsi sosial, pekerjaan, dan aktivitas harian seseorang.

Ada satu hipotesis yang menyatakan kepikunan memiliki keterkaitan, baik secara langsung maupun tidak, dengan hiperhomosisteinemia pada lansia. Hiperhomosisteinemia adalah berlebihan kadar homosistein dalam darah. Hiperhomosisteinemia ini berkaitan dengan rendahnya konsentrasi folat, vitamin B12, dan vitamin B6.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kaplan et al (2001, 2002) yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition, yang menunjukkan bahwa kemampuan kognitif lansia dapat ditingkatkan dengan pemberian makanan yang terbuat dari karbohidrat lemak dan protein yang dibuat dalam bentuk makanan dan minuman.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Brian et al (2002) tentang pengaruh pemberian suplemen dalam bentuk kapsul yang terdiri dari asam folat, vitamin B12, dan vitamin B6 menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kemampuan mengingat wanita dari berbagai kelompok umur.

Sebagaimana diketahui bahwa karbohidrat, protein, serta lemak merupakan komponen gizi yang berperan sebagai makanan otak. Akan tetapi, optimalisasi perannya perlu ditunjang dengan vitamin dan mineral yang berfungsi untuk mengoptimalkan metabolisme komponen gizi tersebut. Sementara kita juga memahami bahwa proses penuaan juga berkaitan dengan menurunnya kemampuan daya cerna.

Homosistein, folat, vitamin B6, dan vitamin B12

  • Pada dekade terakhir ini folat, vitamin B6, dan vitamin B12 dapat dikatakan menjadi primadona di bidang pangan dan gizi.

Hal ini lebih kepada peran folat, B6, dan B12 sebagai koenzim yang memiliki spektrum kerja yang luas. Diketahui bahwa folat dan kofaktor lainnya, seperti vitamin B6, B12, dan metionin, berperan dalam metilasi biologis dan pemeliharaan pool folat intraseluler untuk sintesis DNA.

Konsentrasi folat merupakan determinan penting dari total homosistein. Meningkatnya konsentrasi homosistein diperkirakan secara langsung memengaruhi karsinogenesis dengan berkurangnya DNA di jaringan yang penting melalui peningkatan secara simultan S Adenosilhomosistein. Penggunaan homosistein sebagai cara untuk menilai folat dalam karsinogenesis ini penting karena hal ini mungkin berkaitan dengan metabolisme folat yang merupakan indikasi berkurangnya fungsi-fungsi enzim yang terlibat dalam metabolisme homosistein.

Homosistein merupakan asam amino yang terbentuk sebagai hasil demetilasi metionin. Homosistein akan terakumulasi dalam darah jika terjadi gangguan dan konsentrasinya bergantung pada status folat, B6 dan vitamin B12. Ketergantungan homosistein pada folat, B6, dan B12 cukup tinggi, mengingat secara biokimia pemecahan homosistein menjadi sistein membutuhkan vitamin B6, dan remetilasi kembali menjadi metionin membutuhkan B12 dependent enzyme dengan folat sebagai substratnya.

Kebutuhan vitamin B6, B12, dan folat harus tercukupi, baik melalui pangan sumber folat (sayur dan buah) maupun vitamin B12 (daging-dagingan) karena kedua vitamin tersebut penting untuk membantu mengurangi kadar homosistein dalam tubuh kita. Homosistein yang menjadi penyebab segala penyakit degeneratif, sebagai akibat dari pola makan dan gaya hidup kita di masa lalu yang kurang sehat.

Potensi pisang

  • Proses penuaan selalu disertai dengan meningkatnya kejadian ketidakcukupan status vitamin B6. Hal ini mungkin berkaitan dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia dan memengaruhi metabolisme vitamin B6.

Meskipun mekanismenya sampai saat ini belum dapat dijelaskan, beberapa hasil penelitian yang dilakukan secara eksperimental menunjukkan adanya hubungan antara status vitamin B6 dengan respons imunitas dan kapasitas kognitif pada lansia.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di tahun 1990-an menunjukkan bahwa pisang dapat memenuhi 2/3 kebutuhan vitamin B6 pada lansia dengan status ekonomi rendah yang tinggal di daerah metropolitan. Ada juga yang memenuhi kebutuhan vitamin B6-nya hanya dari sayur dan buah. Fakta penting dari penelitian ini adalah bahwa pisang mengandung vitamin B6 yang dapat memenuhi sebanyak 30 persen dari total kebutuhan vitamin B6. Keuntungan lain dari pisang adalah sifatnya yang padat gizi, ekonomis, dan mampu memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan folat dalam jumlah yang cukup signifikan dan siap santap dan sangat cocok untuk mencegah demensia sejak dini.

Kebutuhan vitamin B6 dan folat dapat dipenuhi dengan cara mengonsumsi 1,5-2 pisang dalam setiap hari. Karena, 100 gram pisang mengandung 0,58 miligram vitamin B6. Sementara satu buah pisang ukuran sedang seberat 120 gram mengandung 0,70 miligram, artinya guna memenuhi kebutuhan vitamin B-6 untuk lansia berkisar antara 1,5-2 mg/harinya, cukup mengonsumsi dua buah pisang setiap harinya.

Dua buah pisang setara dengan dengan 58 mikrogram folat meskipun hanya memenuhi sepertiga kebutuhan folat tubuh karena 2/3- nya dapat dipenuhi dari sumber folat lainnya, seperti brokoli, bayam, dan kacang-kacangan.

Kebutuhan vitamin B12 tidak dapat dipenuhi dari sumber pangan nabati, untuk memperolehnya harus mengonsumsi sumber pangan hewani, seperti susu, kerang, dan daging. Untuk yang terakhir, yakni daging, sebaiknya yang tanpa lemak dan tidak terlalu banyak.

Keunggulan lain pisang adalah kandungan energinya merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh.

Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indeks glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi sehingga aktivitas secara biologis juga menurun.

Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya.

Jadi, tips mudah untuk mencegah demensia adalah dengan dua buah pisang ukuran sedang dan minum susu setiap hari, sepertinya akan cukup membantu.*

Sumber : kompas.com

Oleh : Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma

Ovarium adalah salah satu organ reproduksi pada wanita yang berfungsi menghasilkan ovum ( sel telur ). Tempat pematangan sel telur juga terjadi di bagian ovarium. Ovarium mensekresikan hormon – hormon penting seperti estrogen dan progesteron yang berperan dalam pengaturan siklus menstruasi. Wanita mempunyai sepasang ovarium berupa kelenjar berbentuk biji buah kenari yang terletak di kanan dan kiri uterus (rahim), di bawah tuba uterina dan terikat di sebelah belakang oleh ligamentum latum uteri. Sepasang ovarium tersebut menghasilkan 300.000 sel telur. Sel telur yang dikelilingi oleh lapisan sel epiteloid granulosa disebut folikel. Dari hasil penelitian diketahui ada dua hormon yang penting untuk fungsi penuh ovarium yaitu FSH ( Follicle-Stimulating Hormone) dan LH ( Luteinizing Hormone).

Suatu tumor jinak dapat mengenai indung telur, berupa kantong yang berisi cairan berwarna coklat yang biasa disebut dengan kista indung telur. Kista indung telur biasanya tidak bersifat kanker. Bila kista tersebut masih kecil, biasanya tidak menimbulkan gejala apa-apa. Namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meyakinkan bahwa hal itu bukan kanker. Kista yang besar atau kista yang berjumlah banyak dapat menyebabkan perut wanita membuncit. Selain itu, hal itu juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada panggul, sakit pinggang dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Secara umum kista indung telur disebabkan oleh gangguan pembentukan hormon pada hipotalamus, hipofise dan indung telur itu sendiri. Kista indung telur dapat terbentuk kapan saja, antara masa pubertas sampai menopause, bahkan selama masa kehamilan.

Beberapa tipe umum kista indung telur adalah:

Kista folikel
Kista folikel timbul akibat dari folikel yang tidak berfungsi selama siklus menstruasi. Kista folikel berbentuk kecil sehingga biasanya tidak menimbulkan gejala apa-apa, kecuali jika pecah atau terpelintir, dapat menimbulkan gejala terasa kaku dan sakit hebat di daerah perut bagian bawah seperti serangan appendicitis (radang usus buntu) .

Kista lutein
Beberapa kista lutein sering terjadi saat kehamilan. Ada beberapa tipe kista lutein, diantaranya adalah:
a. Kista granulosa lutein
Kista granulosa lutein terjadi dalam korpus luteum indung telur yang fungsional. Kista ini bisa membesar, akibat dari penimbunan darah yang berlebihan saat fase perdarahan dari siklus menstruasi dan bukan akibat dari tumor. Kista ini timbul pada permulaan kehamilan dan diameternya bisa mencapai 5-6 cm yang menyebabkan rasa tidak enak di daerah panggul. Apabila pecah, terjadi pendarahan pada satu sisi rongga perut.

Pada wanita yang tidak hamil, kista ini akan membuat menstruasi terlambat yang diikuti dengan perdarahan yang tidak teratur.
b. Kista theca lutein
Kista theca lutein berisi cairan bening dan berwarna seperti jerami. Timbulnya kista theca lutein berkaitan dengan tumor indung telur dan terapi hormon.

Kista polisistik indung telur
Kista ini menyebabkan menurunnya siklus menstruasi dan terjadi ketidaksuburan (infertilitas, yaitu ketidakmampuan memiliki anak setelah hubungan seksual dengan teratur walaupun tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam jangka waktu paling tidak selama satu tahun). Penyakit polisistik indung telur juga merupakan penyebab utama dari abnormalitas endokrin.
Pemeriksaan kista indung telur dilakukan berdasarkan gejala dan tanda-tandanya. Pemeriksaan fisik dan beberapa jenis pemeriksaan laboratorium dapat membantu diagnosis dari beberapa tipe kista. Untuk mengkonfirmasi tipe kista indung telur, dokter akan melihat indung telur melalui ultrasound, laparoskopi atau melaui operasi.

Pengobatan secara medis

Kista folikel
Kista ini tidak perlu diobati karena akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 60 hari. Tetapi harus tetap dikonsultasikan pada dokter.

Kista lutein
a. Kista granulosa lutein yang sering terjadi pada wanita hamil akan sembuh secara perlahan-lahan pada masa kehamilan semester ketiga, sehingga jarang dilakukan operasi.
b. Kista teka lutein akan menghilang secara spontan jika faktor penyebabnya telah dihilangkan.

Kista polisistik indung telur
Untuk kista yang persisten, operasi harus dilakukan untuk mengangkat kista tersebut agar tidak menimbulkan gangguan dan rasa sakit. Bagi wanita yang menjalani operasi kista indung telur, sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual dalam masa penyembuhan.
Pengobatan secara tradisional juga bisa dilakukan dengan ramuan tanaman berkhasiat obat. Berikut ini beberapa contoh resep/ramuan tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi kista ovarium/indung telur.

60 gram temu putih segar + 15 gram sambiloto kering atau 30 gram yang segar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum dua kali sehari, setiap kali minum 150 cc.

30 gram daun dewa segar + 50 gram temu mangga + 5 gram daging buah mahkota dewa kering, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc.

60 gram benalu yang hidup di pohon teh + 30 gram rumput mutiara atau rumput lidah ular kembang putih, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc.
Catatan :

pilih salah satu resep, lakukan secara teratur, dan tetap konsultasi ke dokter

untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca.

Rumput lidah ular kembang putih kering dapat dibeli di toko obat tionghoa dengan nama bai hua she she cao.

Seakarang ini banyak sekali obat-obat yang beredar dipasaran, baik secara tradisional maupun yang modern. Kebanyakan obat-obat tradisional sudah mulai dilupakan, karena banyaknya suplemen-suplemen yang dipasarkan. Sebenarnya kalau berbicara tentang pemakaian obat, yang paling penting adalah keyakinan tentang obat itu, dan adanya motivasi untuk sembuh.

Beranjak dari itu, saya mencoba untuk meyakini obat tradisional yang lumayan murah harganya. Karena sering bepergian, biasanya saya sering kecapekan, sehingga kerja saya tidak produktifr. Teman saya menganjurkan untuk mengkonsumsi Habbatussauda yang khasiatnya cukup banyak. Saya ingin dengan memakan obat tersebut membuat saya immum dengan segala penyakit.
Rasulullah saw bersabda ” Gunakanlah HABBATUSSAUDA, karena sesungguhnya didalamnya terdapat obat bagi semua penyakit kecuali kematian ” (HR Bukhari 10/121 & Muslim 2215).
Kalau kita berbicara Habbatussauda adalah semacam jintan hitam ditambah dengan Crystalline Nigellone dan Arginine, Karotin, 15 macam asam amino protein, Kalsium, Sodium seta vitamin A. B1, B2, B6, C, E dan Niacin. Semuanya itu bermanfaat untuk :

1. Penguat system kekebalan tubuh.
2. Membuang racun dalam tubuh (detoksifikasi)
3. Menghilangkan / mengurangi reaksi alergi seperti gatal, asma, bronchitis.
4. Memecahkan batu ginjal.
5. Mengobati diabetes militus.
6. Menyeimbangkan hormon dll.

Sedangkan untuk aturan pakainya adalah, untuk kesehatan dan stamina 2-3 kapsul sehari.Penyakit kronis 3-5 kapsul sehari.Sedangkan untuk anak-anak setengah dari orang dewasa. Biasanya diminum 1/2 jam sebelum makan, dan selama minum obat perbanyaklah minum air putih.

Habbatussauda di produksi oleh SALVAD Gassyam, disimpan ditempat kering dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Saya membelinya di toko di Bogor, dalam bentuk kampasul dan isi satu botol 200 buah.Sampai sekarang saya sudah 8 bulan mengkonsumsinya, Alhamdullillah sudah merasakan manfaatnya.

Sumber : http://www.pintunet.com/lihat_opini.php?pg=2007/11/07112007/66286

Anda para pembaca tentunya sudah sering mendengar yang namanya Minyak ZAITUN, minyak yang konon kabarnya berasal dari negeri UNTA ini banyak sekali manfaat , kegunaan dan khasiatnya. Untuk kalangan orang yang suka ilmu klenik, minyak ini sangat dicari, biasanya untuk dipakai pada benda benda pusaka yang dikeramatkan setelah dimandikan, Ini karena minyak ini baunya sangat wangi sekali.

Namun kegunaan yang utama yaitu untuk kesehatan. Minyak ini bisa mengobati dan mencegah segala macam penyakit, tentunya disertai dengan selalu memohon pertolongan dari ALLAH. Adapun khasiat yang utama adalah dibagi 2 macam :

1. Untuk terapi dalam,
– Mencegah gangguan pencernaan.
– Mengobati Impotensi.
– Membantu datang bulan yang bermasalah.
– Mencegah pertumbuhan sel sel kangker dan tumor.
– Menurunkan kadar gula dan kolesterol.
– Mencegah penyakit diabetes

2. Untuk terapi luar
– Menghaluskan dan melembabkan kulit.
– Mencegah penuaan dini.
– Menjaga kebersihan kulit kepala.
– Mencegah kerontokan rambut.
– Sebagai obat gosok, pijat dan urut.

Untuk cara pemakaiannya cukup praktis .
1.Terapi luar.
– Diminum 2x sehari, 1 s/d 2 sendok teh.

2. Terapi dalam.
– Cukup dioleskan pada kulit secara merata.

Sumber : http://www.pintunet.com/lihat_opini.php?pg=2007/04/01042007/54885

Pdpersi, Jakarta – Mondokaki sering ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan dan di taman-taman. Asalnya dari India, tersebar di kawasan Asia Tenggara serta kawasan tropic lainnya dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 m dpl.

Perdu ini tumbuh tegak dengan tinggi 0,5-3 m, bercabang banyak, batangnya bulat berkayu, mengandung getah seperti susu. Daun tunggal, bertangkai pendek, tebal seperti kulit, letak berhadapan bersilang. Helaian daun bentuknya bulat telur atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip, permukaan atas licin mengkilap, panjang 6-15 cm, lebar 2-4 cm, warnanya hijau. Tangkai bunga pendek, keluar dari ketiak daun, satu atau sepasang, dengan beberapa bunga. Mahkota bunga biasanya dobel, warnanya putih, bagian tengan berwarna kuning, diameter 5 cm, dan berbau harum. Buahnya buah kotak, bulat panjang, dan berbulu. Bijinya berdaging, berselaput, dan berwarna merah. Tanaman ini mempuyai akar tunggang, bentuknya silindrik, diameter 1-5 cm, warnanya kuning, permukaan luar bergabus tipis yang tidak mudah terkelupas.
Perbanyakan dengan stek atau cangkok.

Sifat dan Khasiat
Mondokaki mempunyai rasa asam, sifatnya sejuk. Berkhasiat penawar racun (antitoksik), pereda demam (antipirektik), pereda nyeri (analgesic), antiradang, menurunkan tekanan darah (hipotensi), peluruh dahak (ekspektoran), dan peluruh cacing usus (anthelmintik).

Kandungan Kimia
Mondokaki mengandung alkaloid dan resin. Kulit kayu dan akar mengandung tabernaemontanin, koronarin, koronandin, dregamin, vobasin, amirin, korin, kortin, dan lipeol.

Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang digunakan untuk obat adalah akar, kulit kayu, dan daunnya. Pemakaian dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan.

Indikasi
Akar digunakan untuk pengobatan:

  • Sakit tenggorok, batuk,
  • Batu ginjal,
  • Diare, sakit perut,
  • Gatal di anus karena cacing kremi,
  • Tulang patah (fraktur), sakit pinggang, sakit gigi,
  • Abses disekitar dubur, dan
  • Gigitan binatang berbisa seperti kalajengking.

Daun digunakan unutk pengobatan:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi),
  • Radang payudara (mastitis),
  • Radang mata, katarak stadium dini, penglihatan terganggu,
  • Batuk berdahak,
  • Digigit anjing gila, dan
  • Terkilir.

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, rebus akar (15 – 30g), lalu minum airnya. Untuk pemakaian luar, giling daun mondokaki secukupnya. Untuk pemakaian luar, giling daun mondokaki secukupnya sampai halus, lalu gunakan untuk menurap koreng, radang payudara, luka, dan bisul.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
-

Contoh pemakaian

    Diare
    Cuci akar mondokaki (10-15 g), lalu iris tipis-tipis. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sedikit demi sedikit.

  • Sakit gigi
    Cuci bersih akar secukupnya, kunyah dengan gigi yang sakit, lalu buang ampasnya. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.
  • Cacing keremi
    Cuci akar mondokaki (empat jari), lalu iris tipis-tipis. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setengah dingin, saring dan minum sekaligus pada malam hari sebelum tidur. Lakukan selain tiga hari berturut-turut.
  • Batu ginjal
    Siapkan irisan tipis akar mondokaki (15 g), herba tempuyung (sonchus arvensis) (60 g), dan daun kumis kucing (orthosiphon spicatus) (90 g). Cuci semua bahan segar, lalu rebusan dengan tiga gelas air sampai tertersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus paga pagi hari sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi dan minum sore hari.
    Lanjutkan setiap hari sampai batunya bersih.
  • Abses di sekitar Dubur
    Potong-potong akar mondokaki (90 g), lalu rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.
  • Batuk berdahak
    siapkan bahan segar daun mondokaki (10 lembar), daun jinten (coleus amboinicus) ( 7 lembar), dan daun sambiloto ( andrographis paniculata) (10 lembar). Cuci semua bahan, lalu rebus dengan tiga gelas sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus pada pagi hari sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi dan minum pada sore hari.
    Lakukan setiap hari sampai sembuh.
  • Katarak stadium dini, mata merah, penglihatan kurang jelas
    cuci bersih daun segar secukupnya, lalu bilas dengan air masak. Tumbuk sampai halus, lalu peras dan saring dengan sepotong kasa steril. Air perasannya dapat menyejukan jika diteteskan pada mata yang sakit.
  • Luka, iritasi kulit
    cuci bersih daun mondokaki secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Kompreskan air perasannya dengan sepotong kasa pada koreng dan luka.
  • Radang payudara
    Siapkan dalam bentuk bahan segar daun mondokaki (10 lembar) dan daun dewa (10 lembar), serta setengah genggam beras yang telah direndam selama 15 menit. Cuci bersih semua bahan, lalu giling sampai halus. Tambahkan dua sendok makan air garam sambil diaduk merata. Gunakan ramuan ini untuk menurap payudara yang sakit, lalu balut. Lakukan dua kali sehari sampai sembuh.

Catatan
Penggunaan harus hati-hati dan dengan dosis terukur

Sumber : http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&kode=1051&tbl=alternatif

Category: Soups & Stews
Style: Other
Special Consideration: Quick and Easy
Servings: hot

Description:
Barangkali ini bisa membantu utk penyakit yg lagi bikin topik besar…..

Untuk jaga jaga kalau teman, anak, sdr dll. terkena demam berdarah,
pengobatannya cukup gampang dan ini telah saya buktikan ke anak saya sendiri. Dua minggu yang lalu adik saya sendiri juga terkena DB,
langsung saya minumi obat ramuan saya sendiri dan dokter kaget kok begitu cepat trombositnya naik kata dokter, dimininumi apa katanya lagi.
Dijawab oleh adik saya dapet ramuan dari kakak saya. Dari kejadian ini menurut dokter paling tidak harus dirawat seminggu, tapi adik saya hanya dirawat 3 hari. Dan itu dirawat 3 hari karena saya dapat laporan sudah hari kedua di rumah sakit, kalau seandainya sebelum ke RS lapor ke saya tentunya tidak perlu masuk RS. Hal ini juga sudah pernah kejadian 2 tahun lalu menimpa istri saya sendiri, yang saat itu saya bawa ke RS Meiril di Tebet, kata dokter, ini harus dirawat dan sudah tidak boleh pulang, kalau pulang saya tidak tanggung jawab kata dokter, tapi saya ngotot biarkan dok saya akan rawat sendiri. Ketika itu mertua sayapun marah, tapi saya mengatakan saya bertanggung jawab kalau terjadi apa apa
atas istri saya. Saat itu jam 12.00 istri saya, saya bawa pulang dengan
waktu tempuh kurang lebih 30 menit, sampai dirumah saya minumi ramuan yang saya buat sendiri, dan 4 jam kemudian istri saya sudah pulih dan minta makan.

Ingredients:
Adapun ramuan itu adalah :
1. Daun pepaya tua = 2 lembar
2. Kunyit = 3 – 4 buah
3. Temu ireng = 2 – 3 buah
4. Daun meniran = 3 – 4 pohon : banyak tumbuh ditempat yang lembab, daunnya mirip daun duri yang ketika tersentuh kemudian menutup, tapi dibalik daun itu ada bintik bintik sebesar menir (beras)

5. Garam secukupnya.

Directions:
Dicuci bersih, diblender, berikan air segelas, diperas dan diminum
setiap 4 jam sampai pulih. Ramuan ini tidak ada effek sampingan.

Fungsi masing masing ramuan.
1. Daun pepaya, untuk membunuh virus
2. Kunyit sebagai anti biotik
3. Temu ireng menyembuhkan luka lambung, sekaligus menaikkan nafsu makan
4. Daun meniran untuk menaikkan trombosit.
5. Garam untuk menaikkan tekanan darah.
Sebarkan informasi ini semoga bermanfaat.

* Dunia dilanda kepanikan luar biasa akibat wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) merebak sejak bulan November 2002 di Guangdong, Cina. Penyakit pernapasan akut yang disebabkan sejenis virus influenza ini tidak mempan diobati dengan antibiotika biasa. Namun, virus ini bisa ditangkal dengan cukup istirahat dan olahraga serta mengonsumsi beberapa tanaman obat berikut ini.
Sepasang suami istri di Hong Kong diberitakan terkena penyakit flu ganas ini. Sang suami menularkan virus ini kepada istrinya karena selama dia sakit, istrinya tetap menemani di sampingnya. Meski sama-sama kena SARS, si istri cepat pulih, sedangkan suaminya masih bergulat dengan penyakit yang telah merenggut sekitar seratusan nyawa ini.

“Si Istri cepat pulih karena ia memiliki kekebalan tubuh yang baik,” kata Dr. Amin Soebandrio, PhD, Cm, Microbiologist, Asisten Deputi Menteri Ristek untuk llrnu Kedokteran dan Kesehatan. Kekebalan tubuh yang baik, diakuinya, memang bisa jadi cara pencegahan dini menghadapi penyakit ini. Tentu di samping menghindari kontak fisik dengan orang yang sudah kena penyakit ini.

Menurutnya, meningkatkan kekebalan tubuh itu tidak susah. Caranya dengan cukup istirahat, berolahraga teratur, dan mengonsumsi makanan dengan gizi berimbang, khususnya jenis peningkat kekebalan tubuh. Dr. Amin menyarankan untuk tidak lupa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C dan antioksidan.

Selain makanan tersebut, ada juga tanaman obat yang beberapa di antaranya telah diuji secara klinis mampu meningkatkan kekebalan tubuh:

1. Meniran

Tanaman ini secara tradisional dipercaya bisa menyembuhkan penyakit antara lain radang dan batu ginjal, susah buang air kecil, disentri, sakit ayan, hepatitis, serta rematik. Zat kimia tanaman mi yang sudah diketahul antara lain filantin, hipofilantin, kalium, damar, dan tannin.

Penelitian terbaru tentang meniran mengungkapkan bahwa tanaman ini bisa membantu mencegah berbagai macam infeksi virus dan bakteri serta mendorong sistem kekebalan tubuh. Tanaman ini sudah diteliti dan diproduksi menjadi tablet peningkat daya tahan tubuh. Produknya telah diuji preklinis dan kilnis selama tiga tahun.

Dr. Zakiudin Munasir, Sp.AK, ahil pediatrik imunologi dari Bagian Anak RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, telah melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak meniran membantu meningkatkan kecepatan penurunan demam pada pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan atas.

Cara pemanfaatan:

Cara ini disarankan oleh Dr. Suprapto Ma’at dari Universitas Airlangga yang juga ikut menguji ekstrak tanaman meniran dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Ambil satu genggam daun meniran yang terdiri dari akar, batang, dan daun. Tumbuk sampai halus. Kemudian rebus bersama dua gelas air bersih. Tunggu sampai menjadi setengah gelas. Minum sekali setiap hari.

2. Jinten Hitam

Selain meniran, jinten hitam juga bisa dipakai sebagai cara alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh. “Orang Arab sudah secara turun-temurun memanfaatkan jinten hitam untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Dr. Suprapto. Berbeda dengan meniran, tanaman ini belum teruji secara klinis.

Cara pemanfaatan:

Siapkan satu sendok makan munjung jintan hitam. Gerus sampai kulitnya menjadi pecah. Setelah itu rebus dengan dua gelas air. Tunggu sampai air rebusan tersebut tersisa menjadi setengah gelas. Minum setiap hari agar daya tahan tubuh meningkat.

3. Mengkudu

Buah yang juga dikenal dengan nama pace atau noni ini telah lama dikenal sebagai obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hingga kini, penelitian terhadap buah buruk rupa ini terus dilakukan secara intensif.

Penelitian oleh Dr. Paul Heinike pada awal abad 20 mengungkapkan bahwa tanaman ini mengandung enzim proxeronase dan alkaloid proxeronine. Kedua zat ini akan membentuk zat aktif bernama xeronine di dalam tubuh. Zat ini akan dibawa aliran darah menuju sel-sel tubuh. Hasilnya, sel-sel itu akan lebih aktif, sehat, dan terjadi perbaikan-perbaikan struktur maupun fungsi.

Cara pemanfaatan:

Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis, Bogor, menganjurkan resep berikut untuk menikmati buah mengkudu. Siapkan dua buah mengkudu yang sudah tua. Cuci bersih kemudian simpan selama dua hari sampat benyek. Setelah itu remas-remas dalam dua gelas air. Saring dan sisihkan. Sementara itu, siapkan satu jari kunyit dan dua jari jahe. Bakar dan memarkan. Ambil satu jari kayu manis dan sereh serta tujuh buab kapulaga dan cengkeh. Bahan-bahan tersebut direbus dalam dua gelas air. Tunggu sampal mendidih dan berbau harum. Campurkan air rebusan bahan tersebut dengan buah rnengkudu yang telah disaring. Tambahkan sedikit garam dan gula jawa secukupnya.

4. Lidah Buaya

Dr. Suprapto menyarankan konsumsi lidah buaya supaya tubuh lebih fit dan segar. Tanaman ini juga bermanfaat untuk menjaga stamina orang yang sudab tua dan mudah sakit. Endah juga mengungkapkan bahwa lidah buaya bermanfaat untuk meringankan penyakit batuk dan bronkitis.

Cara pemantaatan:

Siapkan setengah telapak tangan lidah buaya. Cuci bersih dan dikupas. Tambahkan tigaperempat gelas air. Blender air bersama gel lidah buaya tersebut. Tambahkan madu secukupnya.

5. Apel

Buah ini mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan dan berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. Konowalchuck J. pada tahun 1978 mempublikasikan artikel berjudul “Antiviral Effect of Apple Beverages”. Ia menyebutkan bahwa sari buah apel sangat baik diminum untuk melawan berbagai serangan infeksi virus. Menurut buku “Natural Remedies”, dosis apel yang bisa melindungi tubuh dari virus adalah tiga kali sehari satu buah atau segelas jus apel.

6. Pepaya

Buah tropis ini merupakan sumber betakaroten yang baik, sehingga mampu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh zat radikal bebas. Setengah buah pepaya ukuran sedang sehari mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian seorang manusia dewasa. Tidak hanya itu, pepaya juga mengandung sedikit kalsium dan besi. Buah ini amat dianjurkan untuk orang sakit dan lanjut usia karena dagingnya mudah dikunyah dan ditelan.

7. Stroberi

Buah ini mengandung vitamin C paling tinggi di antara semua beri dan kebanyakan buah. Secara tradisional, stroberi dipakai untuk membersihkan sistem pencernaan makanan. Buah ini juga berguna membantu penyerapan zat besi dari sayur mayur yang dikonsumsi.

8. Jambu Batu

Buah jambu batu seberat 90 gram, menurut buku “Foods that Harm Foods that Heal”, ternyata mengandung vitamin C lima kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk. Buah jambu biji seberat itu bila dikonsumsi setiap hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian orang dewasa, sehingga bisa menjaga kesehatan dan kebugaran.

9. Jeruk

Vitamin C sering diidentikkan dengan buah jeruk. Buah ini memang mengandung vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga pertahanan tubuh dari infeksi bakteri dan virus. Kandungan antioksidan dalam jeruk mampu mencegah kerusakan karena zat radikal bebas. Antioksidan ini terdapat dalam membran di antara segmen daging buahnya. Untuk memperoleh manfaat optimum dari buah ini, sebaiknya makan buah segar daripada minum jusnya.

Sumber : http://www.ekafood.com

JAKARTA – Tumbuh-tumbuhan di Indonesia terbukti mampu mencegah maupun mengobati kanker. Meski perlu penelitian dan pengembangan lebih lanjut, sejumlah tanaman seperti kunyit putih, tapak dara, daun dewa hingga benalu telah digunakan penderita kanker sebagai ikhtiar mengobati penyakitnya. Banyak yang berhasil sembuh sehingga pengobatan tradisional pun menjadi tumpuan harapan baru bagi para penderita kanker.
Kunyit putih diyakini memiliki khasiat antikanker. Meski demikian cuma kunyit putih jenis mangga (Curcuma mangga) yang tumbuh terbatas di tempat yang bersuhu dingin di Indonesia, yang dapat mencegah atau mengobati kanker. Kunyit putih ini mempunyai ciri tertentu, antara lain bintik umbinya seperti umbi jahe dan berwarna kuning muda (krem). Dalam keadaan segar baunya seperti buah mangga kweni dan bila telah diekstrak atau dijadikan bubuk, warnanya tetap kuning muda (krem).
Sementara tapak dara (Catharanthus roseus) telah teruji sebagai bahan pencegah dan penumpas sel kanker. Tanaman yang masih termasuk keluarga Apocynaceae atau kamboja-kambojaan ini mengandung dua senyawa golongan alkaloid vinka yakni vinkristin dan vinblastin yang berkhasiat menghambat perbanyakan dan penyebaran sel kanker.
Vinkristin digunakan sebagai bahan pengobatan kanker bronkial, tumor ganas pada ginjal, kanker payudara, dan berbagai jenis tumor ganas yang awalnya menyerang urat saraf maupun otot. Tanaman yang di Sumatera disebut rumput jalang itu juga mengandung alkaloid cabtharanthin yang diperkirakan dapat mendesak dan melarutkan inti sel kanker.
Sebagai obat kanker payudara, rebus 22 lembar daun tapak dara dan buah adas (Foeniculum vulgare) serta kulit kayu pulasari (Alyxia reinwardti) dengan tiga gelas air. Bubuhi gula merah secukupnya. Setelah mendidih sampai tinggal setengahnya, saring. Ramuan diminum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas. Pengobatan dilakukan paling tidak selama sebulan.
Keladi tikus (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) juga telah diteliti sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum. Di Malaysia, sudah ada uji ilmiah khasiat keladi tikus. Bahkan ekstrak keladi tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan tanaman lainnya dalam dosis tertentu, sudah dipasarkan di negeri jiran tersebut.
Air perasan temu lawak (Curcuma Zedoaria) juga mujarab sebagai obat kanker. Menurut Andrew Chevallier Mnimh, herbalis asal London, dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Di Cina, temulawak telah lama digunakan sebagai obat kanker leher rahim. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.
Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman obat-obatan yang manjur. Daging buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.
Daun dewa (Gynura divaricata) juga merupakan tanaman yang telah dikenal sebagai tanaman antikanker. Ramuan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya dapat digunakan dalam pengobatan penyakit kanker. Dapat pula menggunakan bahan lain seperti 30 gram daun dewa segar, 30 gram tapak dara segar, 30 gram rumput mutiara, 30 gram rumput lidah ular direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Airnya disaring lalu tambahkan madu secukupnya, aduk kemudian diminum selagi hangat.
Daun ceremai (Phyllanthus acidus) juga dapat dapat digunakan sebagai obat antikanker. Segenggam daun ceremai muda, sejumput daun belimbing, bidara upas sejari, gadung cina sejari dan gula aren direbus dengan tiga gelas air hingga tinggal segelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari masing-masing satu gelas.
Sementara senyawa dalam benalu telah lama diperkirakan bekerja sebagai penghambat keganasan kanker. Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi dengan mengonsumsi obat antikanker).
Bagi Anda yang belum terkena kanker, tumisan brokoli, sawi, kembang kol, wortel, tomat dan daging ikan dengan bumbu sedikit garam dan bawang putih, mampu menjadi masakan yang kaya akan zat antikanker. Penelitian Universitas Harvard terhadap 48.000 orang pada tahun 1995 menunjukkan risiko terkena kanker prostat bagi mereka yang memakan 10 kali hidangan yang mengandung tomat per minggu turun sampai hampir separuhnya. (nat)

Sumber : http://www.ekafood.com

RamuRacik – Dewasa ini, setiap kali orang mendengar penyakit kelebihan kolestrol selalu khawatir. Memang, penyakit paling ditakuti dan populer di zaman ini, sangat mengganggu kesehatan jantung. Tapi, Anda jangan terlalu khawatir. Penyakit kelebihan kolesterol atau hiperkolesterolemia ini dapat diturunkan dengan mengonsumsi bahan alami, seperti seledri, bawang putih, bawang prei, atau temulawak.

Celakanya, penyakit jenis ini relatif baru diketahui dalam dunia kedokteran. Tak heran, jika tak dikenal obat tradisionalnya. Kalaupun kemudian diketahui obat alami untuk kondisi ini, sifatnya bukanlah warisan nenek moyang. Untunglah, beberapa penelitian sudah membuktikan adanya sejumlah bahan alami yang bisa dijadikan obat.

Pada hewan percoban, sari bawang putih Allium sativum terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol serum dan trigliserida dalam serum darah. Ia juga dapat menaikkan kadar HDL serta meningkatkan aktivitas fibrinolitik. Umbi bawang putih ini pun bisa mencegah terjadinya infiltrasi (penyusupan) lemak, menghambat atau mencegah agregasi platelet (bagian darah yang berperan dalam pembekuan darah), sehingga penggumpalan darah tidak terjadi.

Daun seledri Apium graveolens L. yang digunakan untuk penelitian menunjukkan hasil positif pada tikus putih. Kadar kolesterol darah hewan percobaan yang diberi rebusan daun seledri itu ternyata menurun. Ini dikarenakan di dalam daun seledri terkandung senyawa glukosida, apiin, dan apoil yang memberi aroma khas. Namun, senyawa apa yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol darah belum terungkap.

Bila daun ini dipilih sebagai obat, diperlukan sebatang seledri yang direbus dengan 1gelas minum air hingga mendidih. Setelah dingin, minumlah air rebusan itu. Dalam sehari cukup minum satu kali.

Bagaimanapun, pengobatan merupakan langkah baik untuk menurunkan kadar kolesterol darah yang telanjur tinggi. Namun, tindakan pencegahan tetap lebih baik. Beberapa patokan sederhana untuk mencegah hiperkolesterolemia di antaranya: menambah kadar serat dapat larut dalam diet dengan makan buah-buah, sayuran, kacang-kacangan, dan bebijian.

Kemudian, pilihlah lauk produk daging putih atau ikan dan singkirkan kulitnya sebelum memasak ayam. Pilihlah daging tak berlemak dan membuang semua lemak yang ada. Makanlah dalam porsi sedang. Ingat, batasi juga jumlah Anda mengonsumsi kacang tanah mentega, margarin, keju, dan minyak goreng dari kelapa atau kelapa sawit. Sebaiknya, gunakan minyak bunga matahari, kedelai, kanola, atau minyak zaitun. Idealnya, lakukan penurunan bobot badan dengan cara berolahraga. [NAR]
Sumber : ramuracik.com

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.