Agustus 2007


Anda bisa melakukan pemijatan refleksi sendiri. Untuk itu siapkan diri dan duduklah dengan santai. Pijatan yang menimbulkan rasa sakit pertanda ada gangguan pada suatu organ. Makin terasa sakit, katanya, makin baik. Tapi tentu jangan sampai kebablasan sampai pucat muka. Itu berarti sudah melampaui daya tahan Anda.

Bagi yang berusia muda, pemijatan biasanya hanya perlu dilakukan beberapa kali. Untuk yang berusia tua umumnya butuh waktu yang lebih lama agar bisa sembuh.

Ada beberapa pegangan dalam melakukan pemijatan:

  1. Bila sakit mendadak, seperti sakit jantung kambuh atau sakit kepala, Anda boleh langsung memijat zonenya.
    • Bila mendapat kecelakaan atau baru operasi, segera dipijat zone refleksinya untuk memperlancar sirkulasi darah, sehingga luka cepat sembuh.
    • Borok yang sulit sembuh atau luka yang mengeluarkan nanah juga bisa ditanggulangi dengan dipijat zonenya.
    • Setiap terjadi perubahan cuaca, bekas luka biasanya menjadi sakit. Pijatlah zonenya agar peredaran darah lancar.
  2. Dalam keadaan normal, pemijatannya dilakukan sebagai upaya pemeliharaan.

Disarankan, tiap zone sebaiknya dipijat sekitar 5 menit. Bila terasa sakit, pemijatan boleh lebih lama. Setiap hari lamanya sekitar 30 menit untuk membantu kesehatan. Umpamanya kelenjar adrenalin, ginjal, saluran kencing, kandung kencing masing-masing 5 menit; kepala dan leher masing-masing 3 menit; tiga daerah refleksi kelenjar masing-masing 2 menit; daerah refleksi lainnya yang peka 1 – 2 menit.

Yang juga perlu diperhatikan adalah sepatu yang Anda pakai sehari-hari. Sebaiknya tidak memilih sepatu yang terlalu sempit hingga mengepres kaki. Jangan korbankan kaki demi memperoleh kesan estetik saja. Sepatu yang lancip kepalanya dan mengepres kaki bisa menyebabkan berbagai macam keluhan. (*/)

Dikutip dari : indomedia.com, intisari

Blog Entry Pijat Relaksasi

Bisa jadi, pijat relaksasi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Apalagi hidup di jaman serba stress begini, dengan tingkat kecapekan atas aktivitas yg seabrek.

Nah ya, pijat relaksasi ini salah satu bentuk refreshingnya. Dijamin, akan ada perubahan positif yang bisa kita rasakan setelahnya. Seperti yang dibilang juga oleh bung Rhenald Kasali, melakukan pijat relaksasi bisa memelihara mood kita dengan badan yang segar dan aliran darah yang lancar.

Pijat relaksasi seperti namanya, bertujuan untuk kembali mengendurkan atau melemaskan otot-otot yang sudah demikian kencang dipakai beraktivitas. Teknik yang digunakan dalam pijat ini umumnya adalah gerakan mengurut. Jemari tangan selain meremas, juga bergeser dari satu bagian otot ke bagian otot lainnya. Wilayah pijatan juga meliputi banyak anggota badan, jemari kaki, betis, paha, punggung, bahu, leher, lengan, hingga jari tangan.

Dan memang, sekarang kita bisa dengan mudah mendapatkan pijat relaksasi ini di mana-mana, karena semakin banyak tempat-tempat yang menawarkan jasa yang satu ini, terutama kota-kota metropolis. Namun yang jelas, tarifnya lebih mahal ketimbang tukang pijat tetangga sebelah……*halah..*

Dikutip dari :mvlia.multiply.com

 

 

Berbagai upaya untuk hamil sudah Anda lakukan. Tapi hasilnya nihil?

Anda tak perlu resah, masih banyak upaya yang bisa ditempuh. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknik pijatan yang disebut The Arvigo Techniques of Maya Abdominal Massage (ATMAM). Teknik pijatan yang pernah populer di Amerika ini memusatkan pijatan lembut dan perlahan di sekitar perut.
 

Tujuan pijatan ini adalah untuk menyeimbangkan posisi uterus dan organ-organ lain di dalam rongga perut. Juga mengoreksi kesalahan tulang, sehingga aliran darah dan kerja impuls saraf menjadi lancar.
 

Bisa dilakukan sendiri di rumah

Tak harus dengan bantuan terapis, pijatan sederhana ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Asalkan dilakukan dengan cara sangat hati-hati dan perlahan.
 

  1. Pastikan Anda berkemih sebelum melakukan persiapan pijat ini.

  2. Kenakan pakaian yang longgar, agar Anda leluasa bergerak

  3. Berbaring dan letakkan bantal di bawah lutut. Cobalah untuk relaks, tarik napas dalam selama beberapa menit.

 

  1. Posisikan jari-jari tangan seperti menggenggam. Kemudian letakkan kedua tangan di tulang pinggang dalam posisi relaks.

  2. Kemudian tekan pelan kedua genggaman tangan, tekan sambil gesekkan tangan Anda ke tulang pinggang menuju pusar. Saat menekan perut, hembuskan napas Anda secara perlahan.

  3. Jika Anda merasa tidak nyaman atau gesekkan terasa sedikit sakit, maka Anda tidak perlu menggesek tangan Anda sampai pusar. Kembali tarik napas dalam dan pelan, lalu hembuskan napas saat Anda menekan perut.

  4. Lakukan gerakan ini selama dua menit. Jika terasa nyeri cobalah untuk mengurangi tekanan.

Dikutip dari : Conectique.com

Akupresur merupakan bagian dari akupuntur (perawatan dengan teknik merangsang titik-titik nadi dan jalannya meridien dalam tubuh dengan menggunakan jarum). Hanya saja, akupresur tidak menggunakan jarum, melainkan dengan jari-jari tangan. Boleh dibilang, akupresur relatif lebih mudah, sederhana dan cukup efektif. Untuk Anda yang tak sempat mendatangi ahli, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Titik-titik mana saja yang perlu diperhatikan.

Mata

            Pijatan di daerah mata bermanfaat untuk menghilangkan kantong mata, mengurangi lingkaran hitam pada mata akibat kurang tidur dan stres, dan menghilangkan kerut akibat penuaan dini. Perawatan ini dapat dibantu dengan pemakaian krim mata dan istirahat yang cukup.

  • Pijat daerah di antara mata (sudut mata dalam) dengan menggunakan jari tengah, tekan sambil diputar ke arah dalam selam alima detik sebanyak lima kali.
  • Tataplah mata ke arah depan, pijatlah titik yang berada di tengah-tengah bawah bola mata atau di atas tengkorak mata. Tekan sambil diputar ke arah dalam selama lima detik sebanyak lima kali.
  • Pijat daerah 0,3 inci dari sudut mata terluar sambil diputar ke arah dalam, selama lima detik sebanyak lima kali putaran.

Alis

            Terapi yang dipusatkan di daerah alis ini bermanfaat untuk meminimalisir kerutan-kerutan yang ada di sekitar ujung alis dan dahi.

  • Letakkan telunjuk dan jari tengah di atas jembatan hidung. Dorong ke atas, ke garis rambut, lalu pisahkan tangan dam luncurkan jari-jari ke arah pelipis. Buat gerakan melingkar kecil. Ulangi proses ini, tetapi pisahkan tangan pada titik yang lebih rendah, hingga meliputi seluruh dahi.
  • Letakkan telapak ibu jari di bawah ujung bagian dalam masing-masing alis. Dorong ke atas beberapa detik. Lalu, cubitlah tiap alis dengan ibu jari dan telunjuk. Lakukan ke arah luar.

Hidung

            Sebagai daerah segitiga, hidung juga rawan terhadap kerutan. Pijatan di sekitar hidung, akan membersihkan kerutan-kerutan halus di area ini.

  • Tekan kiri kanan cuping hidung bagian luar, tepatnya 0,4 inci dari sudut cuping hidung, sambil diputar ke arah dalam selama lima detik, sebanyak lima kali.

Mulut

            Seperti juga dahi, kerutan sering muncul di daerah sekitar mulut ini. Sebenarnya ada kebiasaan ringan yang bisa diterapkan untuk melatihi otot-otot mulut, yaitu dengan sering menguyah. Sangat dianjurkan menguyah makanan sebanyak 32 kali dulu sebelum ditelan.

  • Ekan di kiri kanan sudut bibir, tepatnya 0,4 inci dari sudut bibir ke arah luar selama lima detik sebanyak lima kali. Sambil dipijat putar ke arah dalam.
  • Tekan titik yang letaknya sepertiga dari garis tengah bibir bawah ke arah dagu selama lima detik. Putar ke arah dalam juga. Lakukan sebanyak lima kali.
  • Cubit sekitar dagu dan garis rahang menggunakan ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Lalu pijatlah otot-otot kunyah dengan gerakan melingkar, selama lima detik. Lakukan sebanyak lima kali.
  • Keluarkan suara Wuu dan Yii sebanyak 10 kali untuk melemaskan otot-otot muka.

Pipi dan telinga

            Pemijatan di daerah ini terutama untuk membuat melancarkan peredaran darah wajah, sehingga elastisitas kulit tetap terjaga. Titik-titik yang ditekan pada daerah ini bermanfaat untuk membuat wajah terlihat lebih kencang, halus dan bersinar.

  • Tekan di atas, di bawah, dan di sekitar tulang pipi dengan menggunakan ibu jari. Dorong berat kepala ke arah ibu jari. Tekan ke luar menuju telinga.
  • Remas kedua cuping telinga dengan telunjuk dan ibu jari. Lalu naik dan tarik bagian atasnya. Kini, pijat bagian bertulang di belakang telinga dengan jari-jari dalam gerakan melingkar kecil. Lakukan sebanyak lima kali.
  • Tepuk-tepuk pipi ke arah atas sebanyak 10 kali dengan tepukan ringan. Teknik ini untuk membantu melancarkan peredaran darah.

Tangan

            Meski sebagian besar titik kecantikan ada di wajah, namun, titik ditangan juga tak kalah pentingnya. Karena berguna untuk melancarkan peredaran darah secara keseluruhan.

  • Tekan titik di tangan, di tengah-tengah pertemuan antara jempol dan telunjuk, selama tiga detik. Lakukan sebanyak lima kali.

(Oleh : Anavi Krisyanti)

Dikutip dari : abad21.com

RamuRacik – Pijat refleksi termasuk suatu terapi alternatif berupa pemijatan daerah atau titik refleks pada telapak kaki atau tangan. Namun, umumnya pemijatan dilakukan pada telapak kaki. Alasannya, telapak kaki lebih peka dibandingkan dengan tangan karena tangan lebih sering beraktivitas sehingga berkurang kepekaannya.

Di samping itu, telapak kaki lebih luas, dan jarak antartitik pemijatan lebih jauh. Di tangan titik-titik pemijatan terlalu saling berdekatan, sehingga bagi orang awam lebih sulit dipelajari.

Menurut teori refleksiologi, titik-titik refleks di telapak kaki berhubungan dengan seluruh organ tubuh, mulai dari kantung kencing, usus, lambung, hati, ginjal, limpa, pankreas, sampai jantung. Bagian atau titik yang jumlahnya tak kurang dari 70 ini tersusun membentuk suatu peta tubuh di kaki. Kaki kanan berhubungan dengan tubuh bagian kanan, dan kaki kiri dengan tubuh bagian kiri.

Dengan peta itu, pemijatan yang berhubungan dengan suatu organ tubuh bisa dilakukan melalui kaki. Bukan cuma gejalanya yang dihilangkan, melainkan juga penyebab gejala itu. Karena pemijatan melalui titik refleks di telapak kaki inilah, terapi pijat disebut pijat refleksi.

Pijat refleksi telah dikenal sejak beberapa ratus tahun lalu dan dipraktikkan oleh orang-orang Cina dan Mesir. Pada tahun 1920-an William Fitzgerald, dokter THT di Connecticut, AS, menemukan pijat ini dan memperkenalkan kepada dunia kedokteran. Ilmu itu lalu dipopulerkan oleh dr. Starr White di Los Angeles. Sementara, kita di tanah air mulai mengetahuinya berkat Hedi Masafret lewat bukunya Good Health for The Future.

Penyebaran yang mendunia tersebut tentu tak lepas dari manfaat yang bisa diberikan pijat refleksi. Dengan pijat ini, stres, nyeri, dan ketegangan bisa diusir. Kekuatan dan kelenturan pikiran, tubuh, dan emosi bisa ditingkatkan. Tidur bisa lebih berkualitas. Restrukturisasi tulang, otot, dan organ dapat dibantu. Cedera baru dan lama bisa disembuhkan. Konsentrasi dan ingatan dapat ditingkatkan. Bahkan, rasa percaya diri dan harmoni bisa disegarkan.

Ada dua metode
Metode pijat yang berkembang di tanah air berasal dari dua sumber. Metode pertama dari Taiwan, yakni memijat daerah refleks memakai jari tangan. Caranya, dengan menekan buku jari telunjuk yang ditekuk pada zona refleksi. Metode kedua diperkenalkan oleh Benjamin Gramm dengan mempergunakan alat bantu berupa stik kecil untuk menekan zona refleksi.

Bagi para terapis yang memijat dengan jari tangan, saat memijat akan terasa ada semacam butiran-butiran pasir bila pada organ yang dipijat terdapat kelainan. Sayangnya, tidak terungkap “pasir” itu berasal dari mana. Kalau “pasir” itu sudah tidak terasa kala dipijat, berarti sudah baik. Tentu saja, perbedaan rasa ini tidak dirasakan bila terapis menggunakan alat bantu dalam memijat. Arah pemijatan tidak boleh sembarangan, harus mengarah ke atas menuju jantung, mengikuti arah aliran darah.

Kedua metode di atas, dengan ujung jari atau alat bantu, telah berkembang di Eropa dan Amerika. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Dengan pijat ini, organ tubuh selalu dibuat siaga atau daya tahannya selalu dalam keadaan prima. Caranya? Kita harus rutin menjalani pijat refleksi supaya organ dan daya tahan siap terus. Jadi, dengan dipijat, organ dirangsang dan dipacu terus. [FYT]

Dikutip dari : ramuracik.com

Berita terbaru baik diketahui oleh orang tua yang masih memiliki bayi. Para ahli menyebutkan bahwa dengan tindakan pemijatan atau ‘massage’ dapat membantu bayi baru lahir tidur lebih nyenyak serta mengurangi kebiasaan bayi menangis.

Dikutip dari : keluargasehat.com

Sentuhan atau pijatan pada bayi dapat merangsang produksi ASI, meningkatkan nafsu makan dan berat badannya. Tindakan ini juga akan mempererat tali kasih orang tua dan anak, serta menjadi dasar positif bagi pertumbuhan emosi dan fisik bayi.

           Sentuhan alamiah pada bayi sesungguhnya sama artinya dengan tindakan mengurut atau memijat. Kalau tindakan ini dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan teknik pemijatan bayi, ia bisa menjadi terapi untuk mendapatkan banyak manfaat buat si bayi yang Anda cintai. Untuk keperluan itu, tidak perlu mengundang dukun pijat bayi sebab pemijatan bisa Anda lakukan sendiri.Dalam bukunya Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli, Sp.A., M.B.A. menyebutkan, terapi sentuhan (pijat) bisa memberikan efek positif secara fisik, antara lain kenaikan berat badan bayi dan peningkatan produksi air susu ibu (ASI).Hal itu sudah dibuktikan oleh penelitian T. Field & Scafidi dari Universitas Miami, AS, yang menunjukkan bahwa 20 bayi prematur mengalami kenaikan berat badan 20 – 47% per hari setelah dipijat 3 x 15 menit selama 10 hari. Bayi cukup bulan usia 1 – 3 bulan yang dipijat 15 menit dua kali seminggu selama enam minggu mengalami kenaikan berat badan lebih tinggi dari kelompok bayi yang tidak dipijat.Bayi yang dipijat mengalami peningkatan tonus nervus vagus-nya (saraf otak ke-10). Ini membuat kadar enzim penyerapan gastrin dan insulin naik sehingga penyerapan terhadap sari makanan pun menjadi lebih baik. Penyerapan makanan yang lebih baik akan menyebabkan si kecil cepat lapar dan karena itu lebih sering menyusu. Akibatnya, produksi ASI akan lebih banyak. 

Merasa aman dan tenang

 Rene Spitz, dokter anak dan psikiater dari Amerika, melaporkan, bayi yang banyak memperoleh sentuhan, khususnya dari ibu, jarang mengalami simptom hospitalismus (gangguan yang sering dialami bayi yang tinggal di panti asuhan, seperti radang telinga tengah, campak, gangguan usus, dll.).Pengamatan T. Field seperti dikutip dr. J. David Hull, ahli virologi mulekuler dari Inggris, dalam makalah berjudul Touch Therapy: Science Confirms Instinct, menyebutkan terapi pijat 30 menit per hari bisa mengurangi depresi dan kecemasan. Tidurnya pun bertambah tenang.Terapi pijat 15 menit selama enam minggu pada bayi usia 1 – 3 bulan juga meningkatkan kesiagaan (alertness) dan tangisnya berkurang. Ini akan diikuti dengan peningkatan berat badan, perbaikan kondisi psikis, berkurangnya kadar hormon stres, dan bertambahnya kadar serotonin.Meningkatnya aktivitas neurotransmitter serotonin ini akan meningkatkan kapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin). Proses ini menyebabkan terjadinya penurunan kadar hormon adrenalin (hormon stres), dan selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh.Lebih dari itu, seperti disebutkan dalam buku Pedoman Pijat Bayi, sentuhan, belaian, dan pijatan akan mempererat ikatan kasih sayang orang tua dengan anak. Terhadap perkembangan emosi anak, sentuhan orang tua merupakan dasar perkembangan komunikasi, yang akan memupuk cinta kasih timbal-balik, dan menjadi penentu bagi anak untuk menjadi anak yang berbudi pekerti dan percaya diri. Lagi pula ia akan merasa aman karena merasa yakin memiliki kasih sayang dan perlindungan dari orang tua.Untuk kasus tertentu, pijat bayi juga dapat memberikan manfaat tambahan. Bagi pasangan yang masih remaja (teenage parents), pijat bayi mendongkrak rasa percaya diri dan rasa penerimaan atas keadaannya menjadi orang tua, serta meningkatkan harga diri sebagai orang tua. Bagi orang tua angkat, pijat bayi membantu menciptakan ikatan yang lebih kuat dengan bayinya. Mereka akan lebih cepat mengenal dan merasakan bahwa mereka saling terikat dalam satu keluarga.Untuk mengurangi kolik – yang biasanya ditandai dengan tangis melengking – orang tua dianjurkan memijat bayinya ketika kolik berlangsung, dan setiap kali sebelum bayi tidur. Dengan memijat, interaksi bayi dengan orang tua lebih positif, dan bayi menjadi lebih tenang, serta waktu tidur dan bangunnya lebih teratur.Pijatan juga terbukti dapat melegakan saluran napas yang menyempit karena asma, mampu mengurangi perasaan gelisah dan depresi sehingga serangan asma berkurang. Bahkan pemijatan pada bayi dari ibu HIV-positif dapat lebih menaikkan berat badan dan meningkatkan perkembangan motorik bayi. Setiap pijatan berkhasiat Setiap gerakan yang berkaitan dengan kegiatan mengurut atau memijat memiliki khasiat. Gerakan usapan misalnya, dapat menenangkan anak, sehingga bermanfaat bagi anak yang berpembawaan gugup. Pada anak yang lesu dan malas bergerak, Barbara Ahr, ahli fosioterapi, menganjurkan agar usapan dilakukan sedikit lebih bertenaga dan diarahkan ke jantung. Usapan juga dapat merangsang aliran darah dan getah bening. Anda bisa mengusap-usap bagian punggung, tungkai, atau lengan si kecil.Mengurut bayi bisa juga dengan gerakan remasan. Remasan, menurut Ahr, berkhasiat pada jaringan penentu kemelaran otot yang terletak pada gelendong jaringan otot. Dengan kata lain, remasan dapat membuat otot bayi menjadi lebih kuat, sekaligus akan lebih melancarkan peredaran darah.Teknik remasan dilakukan dengan cara bagian tungkai atau lengan dipadatkan atau dimelarkan menggunakan sisi tangan bagian dalam dan sedikit gerakan memeras; mirip gerakan membuat adonan roti.Teknik kocokan dilakukan dengan cara “menggulung”. Tangan diletakkan sejajar dengan anggota badan, sambil mengurut seperti menggulung sosis atau mengaduk adonan. Teknik ini bermanfaat untuk mengendorkan jaringan.Cara lain, dengan teknik lingkar. Mula-mula dilakukan usapan, kemudian membuat bentuk lingkaran-lingkaran dengan kedua tangan. Dari lingkaran besar kemudian mengecil. Dengan latihan, lingkaran yang terbentuk akan makin bulat.Teknik urut lingkar, menurut Ahr, memberikan stimulasi pada permukaan jaringan, bahkan ke bagian jaringan lebih dalam. Hasilnya, aliran darah meningkat dan pembuluh darah lebih lebar.Semua teknik urut (usapan, remasan, kocokan, dan gerakan lingkar) bisa saling melengkapi. Bila dikerjakan secara lengkap, hasilnya akan lebih baik.

Pemijatan bisa dilakukan oleh ayah, ibu, nenek, atau anggota keluarga lain. Penelitian di Australia membuktikan, bayi yang dipijat ayahnya berat badannya cenderung naik dan hubungan dengan ayah makin baik. Bahkan bayi yang dipijat sejak usia empat minggu, ketika mencapai usia 12 minggu, akan lebih responsif

Kapan mulai boleh dipijat ? 

Dalam buku Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli menyebutkan bahwa pijat bayi dapat dilakukan segera setelah bayi lahir. Jadi, dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan. Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak lahir sampai usia enam atau tujuh bulan.Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi. Bisa juga malam hari sebelum bayi tidur sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak. Tindakan pijat dikurangi seiring dengan bertambahnya usia bayi. Sejak usia enam bulan, pijat dua hari sekali sudah memadai.Sebelum memijat, pastikan tangan Anda bersih dan hangat. Periksa kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi. Bayi sudah makan atau benar-benar tidak sedang lapar. Tapi jangan memijat segera setelah bayi selesai makan.Yang juga penting diperhatikan, jangan membangunkan bayi hanya untuk dipijat. Jangan memijat bayi yang sedang tidak sehat, atau tak mau dipijat. Tidak boleh memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.Sebelum pemijatan hendaknya disiapkan lebih dulu handuk, popok, baju ganti, dan baby oil atau baby lotion. Bayi dibaringkan di atas permukaan kain yang rata, lembut, dan bersih. Pilih ruangan yang nyaman, hangat, dan tidak pengap untuk kegiatan ini. Lakukan secara menggembirakan bagi Anda maupun si bayi.Sebelum memijat, perlu dilakukan gerakan pembuka berupa sentuhan ringan di sepanjang sisi wajah bayi dan mengusap-usap rambut kepala, sambil diajak berbicara. Sebelum dan selama pemijatan, kulit bayi perlu sesering mungkin dilumuri baby oil atau baby lotion.Awalnya dilakukan sentuhan ringan dan lembut. Kemudian secara bertahap ditambahkan tekanan pada sentuhan itu, terutama bila bayi sudah mulai menerima pijatan itu. Bila bayi menangis, tenangkan dulu sebelum pemijatan dilanjutkan. Kalau tangisnya makin keras, pemijatan sebaiknya dihentikan. Mungkin bayi minta digendong, disusui, atau mengantuk.Selama pemijatan, pandanglah mata bayi dengan penuh kasih sayang. Lewat kontak pandang, Anda bisa belajar mengenali reaksi anak dan bisa mengamati penerimaan kegiatan memijat ini oleh anak. Anda pun dapat sekaligus menetapkan takaran pijatan yang pas untuk bayi Anda. Untuk menciptakan suasana tenang, ada baiknya sambil bersenandung atau memutar lagu lembut. Tak ada ketentuan baku tentang lamanya pemijatan. Namun berdasarkan pengalaman, untuk seluruh tahap pemijatan secara lengkap perlu disediakan waktu khusus minimal 15 menit. Setelah selesai, dr. Utami Roesli menyarankan, bayi perlu dimandikan agar merasa segar dan bersih dari lumuran baby oil. Hindarkan mata bayi dari percikan minyak atau baby oil.

Kegiatan mengurut bayi tidaklah menuntut keterampilan khusus. Pada awalnya mungkin kurang sempurna, namun kalau makin sering dilakukan, akan ditemukan pijatan dengan intensitas yang pas untuk bayi Anda. Selamat mencoba. (dr. Audrey Luize/Rye)

Dikutip dari : Intisari on the net, Indomedia.com

Laman Berikutnya »