BAgi Anda yang ingin membersihkan telinga, tak ada salahnya mencoba terapi ear candle. Terapi ini sudah populer di Kota-kota besar. Saat ini pun sudah hadir di Jambi.

Sesuai namanya, terapi ini menggunakan lilin. Tentu saja bukan lilin sembarangan. Bentuknya mirip lilin biasa, hanya saja bagian tengahnya berlubang, seperti sedotan minuman. Diameternya 1,5 cm dan panjangnya kira-kira 20 cm. Bagaimana cara kerjanya? Menurut Beautyciant Klnik Kecantikan Dahlia Beauty care dan Spa Kurniati, terapi ini digunakan untuk menyembuhkan atau mengurangi keluhan beberapa penyakit. Umumnya memang yang berkaitan dengan pendengaran. “Fungsi utamanya untuk membersihkan sekaligus untuk terapi terkait dengan kelainan di telinga,”ujarnya saat ditemui Jambi Independent, Selasa (26/2). Dijelaskannya, ear candle bekerja layaknya vacuum cleaner yang menyedot kotoran. Lilin yang dibakar akan menghasilkan panas. Tekanan udara di atas menjadi lebih rendah sehingga asap putih hasil bakaran lilin masuk ke dalam tehinga. Setelah 3/4 lilin terbakar, asap di dalam telinga pun menjadi jenuh.

Dengan adanya aliran udara dan tekanan lebih tinggi, asap putih itu akhirnya keluar dari dalam telinga sambil membawa partikel-partikel yang ada di dalam telinga. “Panas yang masuk aka menyedot kotoran yang ada di telinga,”ujarnya. Pada saat terapi ini juga, lanjut Kurniati, pihaknya juga melakukan pemijatan di daerah sekitar telinga. Tujuannya untuk membantu memperlancar alirah darah. Araoma lilin juga memberikana aroma terapi sehingga memberikan manfaat bagi pemakainya. “Ada aroma terapi khusus dalam terapi yang memberikan kenyamanan,”tandasnya. Lalu apakah terapi ini tidak merusak gendang telinga? Kurniati mengatakan, ukuran dari lilin sudah standar. Artinya, pihaknya sudah memperkirakan ukurna lilin dan telinga. Terapi ini tidak akan menyentuh gendang telinga sehingga aman untuk digunakan.
Selain itu, terapi ini juga bisa dilakukan siapa saja. Baik laki-laki maupun perempuan. Soal usia, sebaiknya diatas 8 tahun keatas. “Remaja keatas lah,”terangnya.(*)

Sumber : http://www.jambi-independent.co.id/