Juli 2008


JAKARTA, RABU- Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gangguan ginjal, merusak kerja mata, menimbulkan kelainan atau gangguan kerja otak, sehingga dapat menghambat pemanfaatan kemampuan intelijensia secara optimal. Padahal, hipertensi sebenarnya bisa dicegah jika faktor risikonya dapat dikendalikan dengan memodifikasi gaya hidup.

“Salah satu cara mencegah hipertensi adalah mengurangi asupan garam,” kata ahli jantung dr A Sari S Mumpuni SpJP dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, dalam seminar sehari bertema “Pengendalian Hipertensi Berhubungan dengan Stres dan Intelijensia untuk Hidup Meningkatkan Produktivitas”, Rabu (2/7), di Gedung Serbaguna Departemen Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain mengurangi asupan garam, pencegahan hipertensi juga bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah-buahan dan sayuran, menghindari konsumsi alkohol secara berlebihan. “Kegemukan atau obesitas juga meningkatkan risiko terkena serangan hipertensi. Karena itu, jaga berat badan seimbang, sebaiknya disertai berolah raga secara rutin dan menjaga asupan makanan bergizi seimbang,” ujarnya menambahkan.

Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001, data pola penyebab kematian umum di Indonesia, penyakit jantung dan pembuluh darah dianggap sebagai penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Gangguan jantung dan pembuluh darah sering berawal dari hipertensi. “Tekanan darah tinggi bisa dicegah jika faktor risikonya dikendalikan dengan mendorong kemandirian rakyat untuk hidup sehat,” kata Sekretaris Jenderal Depkes Sjafii Ahmad.

“Deteksi dini bagi mereka yang belum teridentifikasi dan kepatuhan minum obat bagi yang sudah terkena hipertensi adalah kunci pengendalian hipertensi,” kata Sjafii menambahkan. Agar anggota masyarakat dapat menjaga diri dari hipertensi, faktor risiko perlu dikendalikan. Salah satunya, dengan mengendalikan stres yang berdampak besar pada penurunan tekanan darah.

Dari pemeriksaan kesehatan terhadap 500 pegawai Depkes, terdeteksi bahwa 99 orang menderita hipertensi. Prevalensinya di Indonesia diperkirakan mencapai 17-21 persen dari populasi, dan kebanyakan tidak terdeteksi karena manusia dapat mengalami gangguan hipertensi tanpa merasakan gangguan atau gejalanya. Menurut Badan Kesehatan Dunia, dari 50 persen penderita hipertensi yang terdeteksi, hanya 25 persen yang mendapat pengobatan, dan Cuma 12,5 persen dapat diobati dengan baik.

Sari menjelaskan, sekitar 90 persen atau lebih penderita hipertensi tidak diketahui penyebabnya. Jadi, hipertensi merupakan penyakit primer. Sedangkan sisanya 10 persen atau kurang adalah penderita hipertensi yang disebabkan penyakit lain seperti penyakit ginjal dan beberapa gangguan kelenjar endokrin tubuh. Keadaan ini disebut hipertensi sekunder. “Menurut Joint National Committee on Hypertension (JNC0, normalnya, tekanan darah sistolik kurang dari 120 mm Hg dan diastolik kurang dari 80 mm Hg,” ujarnya menegaskan.
EVY

Sumber : http://www.kompas.com

Iklan

Mengorek kuping, menyikat gigi kuat-kuat, hingga manuver zigzag telunjuk Anda di lubang hidung adalah  jalan tol menuju problem kesehatan!

ADA satu kesamaan pada 1.001 wartawan kesehatan: terlalu membesar-besarkan masalah kesehatan. Bahkan melebihi dokter! Wartawan kesehatan begitu percaya diri bahwa mereka lebih banyak tahu soal kesehatan ketimbang dokter–terutama yang sudah spesialis. Faktanya, pengetahuan mereka tidak mendalam dan setengah-setengah. Dan hasilnya, seperti saya, paranoid terhadap penyakit.

Di awal karier sebagai wartawan kesehatan, mendadak saya begitu peka terhadap penderitaan orang lain, menganalisis gejala-gejalanya, kemudian membuat kesimpulan. Persis seperti dokter ahli yang melakukan anamnesis. Saking ahlinya, Mas Joko, Ibu Lili, adik saya, sobat saya, menggigil ketakutan setengah mati akibat diagnosis saya! (Barangkali ada diagnosis yang benar, namun terlalu banyak yang salah).

Tapi percayalah, saya tak berniat menjahili orang lain karena saya sendiri menjadi korban dari pengetahuan setengah-setengah itu. Misalnya, berikan saya satu pak cottonbud (isi 200), maka satu setengah bulan kemudian yang tersisa hanyalah bungkusnya saja. Kadang-kadang, jika kehabisan cottonbud –demi kebersihan telinga, saya kreatif membungkus ujung korek api dengan kapas agar telinga saya tetap bersih. Oya, saya lebih memberikan apresiasi pada Abah Adim di Cariu, Jonggol, yang merem melek membersihkan telinganya dengan bulu ayam, ketimbang bintang sinetron seksi yang kupingnya kotor.

Selalu begitu, hingga suatu ketika saya menderita infeksi telinga. Sakit dan berdenging-denging. Terutama ketika Iyet, pacar sobat saya yang suaranya cempreng, sedang kambuh penyakit nyerocosnya. Karena saya lebih menghargai persahabatan, saya mengalah dan pergi ke dokter spesialis THT.  “Ini sih karena terlalu sering membersihkan telinga,” kata dokter spesialis THT itu sambil mengintip lubang telinga saya. “Jangan pernah… ,” katanya seraya mengorek kuping saya dengan benda dingin, ”Membersihkan.. telinga… sejauh… ini!” Wah!

Saya langsung kehilangan simpati pada dokter itu. Saya pilih dokter lain yang bisa memberikan pembenaran soal urusan korek kuping. Ternyata ada, meski dengan tambahan hydrogen peroxide. Tapi di hati kecil saya, saya mengakui bahwa dokter THT pertama saya itu memang benar.

Jadi sobat, berikut adalah trik agar Anda bisa tetap hidup bersih tanpa harus mati dalam keadaan paranoid!

Lubang ini antiinvasi
Membersihkan lubang telinga dapat menimbulkan infeksi dan itu malah menambah buruk masalah. “Bahkan membersihkan telinga dengan cottonbud terlalu dalam bisa membuat gendang telinga pecah,” kata asisten profesor di Otolaryngolog Washington University, Dr. Timothy Hullar. Sarannya, jangan lakukan apa pun pada telinga Anda. Lho?

“Sebenarnya Anda tidak perlu membersihkan lubang telinga,” katanya. Barangkali memang ada sedikit orang yang bermasalah dengan tumpukkan kotoran di lubang telinga, tapi itu bisa diselesaikan dengan memberikan sedikit hydrogen peroxide plus air. Takarannya 50:50 dan lakukan dua kali seminggu. Sebagai pengganti air Anda juga bisa menggunakan minyak mineral. “Olive oil juga oke, cuma mungkin Anda akan berbau seperti salad,” kata Dr Hullar.

Potonglah dengan cinta
Memotong kuku dengan paksa, misalnya menggunakan kuku jari tangan yang lain, bisa membuat kuku yang tersisa masuk ke dalam daging. Pada kasus yang ekstrem, masalah ini bisa berakhir pada infeksi tulang atau luka busuk. Walau jarang, ada pula yang berakhir dengan amputasi. Bahkan, keadaan seperti tumbuhnya bagian kuku ke dalam kulit bisa berakhir dengan “Perubahan sebagian kuku yang bisa merusak akar kuku sehingga tidak dapat lagi tumbuh,“ kata ahli dari Rhineback, New York, Tracey Toback., D.P.M.

Saran : jangan memakai sepatu yang terlalu sempit sebab biasanya akan menekan kuku dengan keras. Dan jangan memotong kuku terlalu pendek, atau terlalu dalam dari batas kuku. Anda bisa lihat kulit di bawah kuku Anda telah memberikan batas alamiahnya.

Mengurangi manuver di lubang hidung
Tahukah Anda jika obat tetes hidung dan spray bisa menimbulkan kecanduan? Suster di Eastern Virginia Ear, Nose & Throat Specialist, Bonnie Dooley, RN, memerhatikan seorang pasien yang tidak dapat pergi sejam saja tanpa spray hidung. Padahal pemakaian yang berlebihan bisa menyebabkan menurunnya kemampuan Anda dalam mencium bebauan, atau malah membuat hidung mampet. Penyemprotan yang ekstrem juga dapat mengacaukan tekanan darah.

Lain kali, jika hidung Anda terasa mampet cobalah dulu air garam. Toko obat-obatan biasanya menjual spray yang berisi larutan saline. Larutan ini akan membasahi bagian rongga hidung yang kering dan tidak akan menimbulkan pemakaian yang berlebihan. Mencoba antihistamin, obat antialergi, dan menghirup inhaler dapat menghilangkan mucus.

Kulit nan bersih
Survey di Ballparks tahun 2005 menunjukkan bahwa 37 persen pria tidak membersihkan tangan mereka setelah ‘menabung’ di toilet. Jijik, tentu saja. Hal sebaliknya terjadi di Surabaya, pemerintah kota meminta warganya mencuci tangan sesering mungkin agar warganya terhindar dari penyakit influenza, diare, SARS, dan infeksi nosokomial (infeksi penyakit yang didapatkan dari rumah sakit). Demikian laporan Koalisi untuk Indonesia Sehat.

Seberapa sering harus cuci tangan? Ada orang yang tak mau berhenti cuci tangan saking khawatirnya. “Mereka mencuci dan mencuci terus tangannya, kemudian menggosok-gosokkan kedua telapak tangan untuk memastikan kebersihannya,” kata dermatolog di California, Dr Julian Omidi.

“Jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa menimbulkan trauma pada kulit bagian atas. Selanjutnya, ujung-ujung saraf akan teriritasi, menjadi penyebab lingkaran setan masalah gatal-gatal dan keinginan untuk terus-menerus menggaruk.”

Bahkan masalah saraf ringan akibat terkikisnya minyak alami pada kulit tangan gara-gara terlalu rajin cuci-tangan bisa membuat telapak tangan Anda dipenuhi bintil-bintil. Kejadian serupa bisa menimpa wajah Anda, terutama jika terlalu boros memakai sabun. Kelenjar minyak akan berproduksi lebih giat, membuat pori-pori kulit dan folikel, lubang tempat tumbuhnya rambut-rambut halus, tersumbat. Akibatnya, gunung-gunung merah akan tumbuh dengan permai di wajah Anda yang tampan.

Gigi secemerlang bintang
“Jangan menggosok gigi keras-keras,” kata dokter gigi dari Klinik DAT, Drg Nuh Talib Hamdani. Menggosok gigi dengan menggunakan tenaga penuh hanya akan membuat email gigi Anda menipis sehingga membuat permukaan gigi lebih terekspos. “Ini alasan mengapa gigi Anda terasa ngilu saat minum air dingin,” katanya.

Pada kasus yang lebih berat, bukan hanya rasa dingin yang membuat gigi ngilu tapi juga rasa panas. Akibat lain dari penipisan email adalah kuningnya gigi. “Ini karena lapisan dentin yang berwarna kuning jadi terlihat,” kata Dr. Nuh. Akibatnya, karena dentin ini lebih rapuh ketimbang email maka gigi Anda mudah patah.

Menggosok gigi keras-keras juga bisa menyebabkan erosi gusi. Efeknya, gigi terlihat lebih panjang karena gusi turun hingga akarnya terlihat. Bukan hanya membuat Anda terlihat makin jelek, kasus ini juga bisa membuat gigi Anda terasa ngilu. Lalu apa ciri Anda biasa menggosok gigi keras-keras? “Sikat gigi Anda akan melebar ke samping, persis bunga. Lalu gigi Anda juga terlihat kuning dan panjang,” kata Dr. Nuh.

Saran: Gosoklah gigi Anda secara vertikal atau dengan gerakan memutar –ini akan mengurangi gesekan yang radikal. “Tapi jika Anda sulit mengubah kebiasaan menggosok gigi penuh tenaga, pilihlah sikat gigi yang bulunya lembut.. bukan yang sedang apalagi yang berbulu keras.”

‘Knalpot’ yang gatal
Gatal-gatal pada –maaf- anus atau rektal yang disebut juga pruritus bisa terjadi akibat kurang bersihnya area tersebut, terutama toilet tempat Anda nongkrong. Umumnya, kasus ini disebabkan adanya sisa kotoran yang melekat pada lipatan-lipatan di dekat rektal.

Tapi gatal-gatal dan iritasi juga bisa terjadi akibat aktivitas menyeka secara berlebihan dengan kertas toilet, atau terlalu bersemangat mencucinya dengan air. Area rektal memiliki minyak alami yang bisa mengurangi kemungkinan iritasi. Menyabuni dan membersihkannya secara berlebihan hanya akan menghilangkan minyak tersebut.

Saran: Jika Anda menderita masalah ini, maka menurut ahli kulit dari Klinik Erha, Dr. Tridia Sudirga., Sp.KK., Anda bisa menggunakan Proctofoam HC –obat yang berisi hydrocortison dalam bentuk aerosol. Lakukan setiap Anda selesai berurusan dengan toilet, tapi penggunaannya jangan melebihi waktu dua minggu. “Hydrocortison mampu mengurangi gatal dan inflamasi,” kata Dr. Tridia. Untuk mendapatkan obat ini Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Hal serupa bisa terjadi dengan ‘semak-semak’ di area terpenting Anda. “Menggosoknya terlalu keras bisa membuat rambut tumbuh ke dalam sehingga menimbulkan jerawat,” kata urolog dari Bradenton, Florida, Dr. G. Bino Rucker. Anda memang harus mencucinya tapi lakukan dengan lembut. Cucilah dengan sedikit sabun sehingga Anda tidak membuang minyak alami yang Anda butuhkan. Jika Anda ragu-ragu: Biarkan semak-semak itu tumbuh dalam damai.

Inilah Hasilnya!

• Si Penggergaji
Dokter gigi Jeffrey Shapiro, DDS pernah mempunyai pasien yang begitu bersemangat melakukan flossing sehingga dia menggergaji salah satu giginya. “Pria itu baru sadar giginya bermasalah ketika tindakannya mengenai saraf di dalam gigi.”

• Penis Ajaib
Dr Michael Abernety, seorang dokter dan bertugas di unit gawat darurat, pernah menangani seorang remaja pria yang ingin memiliki penis berminyak. Dia menggunakan tabung tipis dari kaleng penyemprot WD-40 untuk menyemprotkan sesuatu ke dalam saluran kencingnya. ”Karena bertekanan tingi, WD-40 itu menyemprot demikian keras sehingga jaringan lunak sekaligus kulit penisnya rusak. Dia butuh operasi plastik,” katanya. Dan si remaja takkan bisa menggunakan penisnya lagi…

• Daging Menganga
Dr Abernethy  terbiasa melihat orang-orang lapangan menjahit sendiri luka menganga yang mereka peroleh. “Saya menyebutnya Rambo syndrom,” katanya.” Sebab, orang-orang ini menjahit dengan menggunakan benang gigi atau tali pancing. Obat biusnya adalah Jack Daniel’s. Mereka yang beruntung bisa terhindar dari infeksi, walaupun tetap memiliki luka barut yang menyeramkan.

Penulis: Kevin Cook & C. Gumilang

SELAIN banyak bergerak dan rajin berolah raga sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak yang menumpuk dalam tubuh Anda.

Kini memang banyak produk ditawarkan yang mengklaim dapat membantu membakar  kalori dalam tubuh. Tetapi pada kenyataannya, menurut para ahli, hanya ada satu cara yang paling efektif, yaitu dengan banyak beraktivitas atau bergerak.

“Pada dasarnya, kita tidak mengetahui cara lain untuk membakar lebih banyak kalori  atau meningkatkan metabolisme tubuh selain dengan lebih banyak bergerak,” ungkap Barry M Popkin, PhD, Direktur Program Interdisipliner Obesitas di Universitas North Carolina.

Namun begitu, bukan berarti tak ada cara lain untuk mempercepat pembakaran kalori.  Nah, berikut adalah delapan tip yang dapat Anda tempuh untuk mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak dalam tubuh:

1. Olahraga
Cara yang satu ini adalah cara paling kuno, tapi populer murah dan efektif.  “Semakin sering menghabiskan waktu berolah raga dan semakin semangat melakukannya, kian banyak kalori yang akan dibakar,” kata Christopher Wharton, PhD, peneliti dan pelatih profesional dari Rudd Center for Food Policy and Obesity di Universitas Yale.

Selain itu, menurut pakar obesitas, George Bray MD dari  Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, aktivitas jalan cepat setiap hari adalah jenis latihan yang paling disarankan bagi mereka yang ingin membakar banyak kalori.

Ketika berolahraga, tubuh Anda akan membakar kalori untuk menyediakan tenaga. Namun begitu,  olahraga sangat menguntungkan karena meski latihan Anda sudah selesai tubuh masih akan terus membakar banyak kalori. Walau sulit menentukan berapa lama efek ini akan berlangsung (bervariasi tergantung komposisi tubuh dan tingkat latihan), Wharton memperkirakan bahwa rata-rata metabolisme tubuh akan meningkat sedikitnya dalam 24 jam.

Jika Anda ingin memperpanjang efek pembakaran kalori ini, Wharton menyarankan untuk berolahraga dengan durasi atau waktu yang cukup lama.  “Sejumlah riset menunjukkan  bahwa dengan menambah durasi  olahraga  peningkatan rata-rata metabolisme keseluruhan menjadi panjang,” ujarnya.

2. Latihan kekuatan untuk membentuk otot
Ketika berolahraga, Anda menggerakkan otot.  Ini akan membantu membangun massa otot, dan jaringan otot akan membakar lebih banyak kalori ketimbang lemak tubuh,  bahkan saat Anda sedang istirahat sekali pun.  Menurut Wharton, 10 pon otot tubuh dapat membakar 50 kalori dalam sehari saat tubuh diam, dan 10 pon lemak akan membakar 20 kalori.

“Cara paling efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori adalah latihan aerobik dan latihan kekuatan (strength training), keduanya sangat penting,” ungkap Megan A McCrory, PhD,  peneliti dari School of Nutrition and Exercise Science di Universitas Bastyr.

Strength training adalah penggunaan resistensi kontraksi otot untuk membangun kekuatan, daya tahan anaerobik, serta ukuran otot rangka. Latihan kekuatan menjadi penting artinya ketika kita beranjak tua di mana metabolisme cenderung mulai menurun.  Salah satu cara untuk memelihara metabolisme adalah memasukkan latihan kekuatan pada program olahraga Anda sedikitnya dua kali seminggu.

3. Minum Teh Hijau dan Teh Hitam
Teh adalah minuman menyehatkan mengandung kafein, yakni stimulan yang dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar. Salah satu yang dapat dirasakan dalam sesaat adalah Anda seperti mendapat banyak energi, yang berarti Anda akan lebih banyak bergerak.  Kafein juga dapat menimbulkan perubahan metabolisme tubuh yang membuat lebih banyak kalori terbakar.

Beberapa riset mengindikasikan, teh hijau atau hitam memilih manfaat yang lebih besar ketimbang kafein yang dikandungnya. Sebuah penelitian mencatat adanya penurunan asupan makanan pada tikus yang diberi polifenol yang ditemukan dalam teh hijau.

Riset lain pada manusia oleh peneliti Universitas Lausanne di Swiss menunjukkan bahwa teh hijau memiliki senyawa penghasil panas dan pembakar lemak melebihi kafein. Ketika 31 pria dan wanita sehat diberi minuman mengandung catechin, kafein dan kalsium selama tiga hari, penggunaan energi mereka selama 24 jam meningkat 4,6 persen.

Dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi  September 2006, peneliti mengungkapkan bahwa minum teh saat makan juga memberikan pengaruh.  Ekstrak teh dapat mengganggu absorpsi karbohidrat dalam tubuh ketika keduanya dikonsumsi bersamaan.

4. Makan sedikit-sedikit, tapi sering
Setiap kali Anda makan atau sekedar mengudap, sistem pencernaan akan bekerja dan mencerna makanan kemudian menyerap nutrisi.  Untuk menghidupkan mesin pencernaan dan melakukan proses ini tentu juga dibutuhkan kalori .  Oleh sebab itu, masuk akal bila semakin sedikit makan Anda namun sering, makin banyak kalori yang dibakar.

Untuk mekanisme tersebut, ada peneliti yang berpendapat bahwa buktinya belum terlalu kuat. Meski begitu, banyak ahli yang percaya bahwa makan sedikit-sedikit tapi sering adalah cara yang menyehatkan dibanding makan besar satu atau dua kali dalam sehari.

5. Jangan tunda sarapan
Banyak bukti penelitian mendukung adanya hubungan sarapan dengan peningkatan berat badan.  Orang yang menunda sarapan cenderung lebih banyak mengonsumsi kalori pada siang, sore, atau malam harinya. Riset juga mengindikasikan, menunda sarapan berkaitan dengan tingginya indeks masa tubuh pada kalangan remaja.

6.Mengonsumsi produk susu rendah lemak.
Kalsium yang terkandung dalam susu rendah lemak diklaim membantu membakar lebih banyak kalori, namun mekanisme ini akan berfungsi dalam dua cara berbeda. Yang pertama, riset di Denmark menunjukkan tubuh akan menyerap lebih sedikit kalori dan lemak dari makanan ketika mengonsumi kalsium dari produk susu rendah lemak. Kedua, riset lain menyatakan, sering mengonsumsi makanan berkalsium tinggi- termasuk produk  susu rendah lemak – dapat menurunkan  lemak perut terutama pada remaja pria kulit putih.

7. Minum delapan gelas sehari
Minum hampir delapan gelas air (2 liter) dalam sehari dapat membantu membakar ekstra 100 kalori, berdasar penelitian kecil Jerman.  Kedengarannya tidak terlalu besar, namun bila dihitung dalam seminggu bisa mencapai 700 kali atau hingga 2.800 sebulan. Namun begitu peneliti juga mengingatkan jangan pernah minum air secara berlebihan karena bisa mengancam kesehatan.

8. Resah
Berperilaku seperti ini juga membutuhkan energi, dan menurut sebagian ahli resah atau gundah dapat dikategorikan sebagai tindakan. “Sejumlah penelitian lama menyarankan bahwa kalori dapat dibakar setiap hari dengan berperilaku resah,” ungkap Jamie Pope, MS, RD, LDN, pakar nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing.

Sebuah riset juga menemukan bahwa tindakan informal seperti resah bisa menjadi faktor yang lebih penting ketimbang latihan formal dalam menentukan siapa yang kurus dan siapa yang gemuk.

Diet dan olahraga adalah topik menarik yang perlu didiskusikan dengan dokter Anda. Sebelum menjalani olahraga atau mengonsumi suplemen pada diet Anda, akan sangat bijak bila  bertanya lebih dulu kepada dokter. Jika Anda mengidap penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan tertentu, mungkin saja ada aktivitas atau suplemen yang harus dihindari.

Sumber : http://www.kompas.com

Jangan terburu-buru minum obat jika rasa nyeri mulai melanda tubuh anda,terutama di bagian pinggang. Obat bukan cuma satu-satunya penyelamat untuk mengatasi rasa nyeri. Bisa jadi, olahraga yang memacu gerakan tubuh yang dinamis adalah terapi terbaik.

dr. KRT. Lucas Meliala, SpKJ, SpS(K) mengungkapkan hal itu kepada Pusat Data Persi di sela-sela simposium paradigma baru Penatalaksanaan Nyeri yang diselenggarakan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma di Jakarta akhir pekan lalu.

Meliala mengungkapkan, hampir 90% nyeri yang terjadi pada tubuh manusia, terutama pinggang dipicu oleh kondisi under use atau kurang gerak. Kurang gerak dapat memicu kekakuan otot sehingga saat tubuh dikondisikan untuk mengangkat benda berat atau banyak bergerak, timbullah rasa nyeri tersebut.

“Untuk itu, sebenarnya tidak perlu obat, terutam obat yang diminum. Jika mau gunakan saja balsem atau koyo. Hati-hati, obat kimia justru dapat berefek negatif. Sebaiknya, istirahatkan saja tubuh anda. Lihat perkembangannya, jika nyerinya tergolong ringan tak perlu obat apa pun. Itu hanya pertanda, di masa datang anda harus makin rajin bergerak untuk melatih otot anda,” kata Meliala.

Meliala menegaskan, kunci terbaik untuk menangani nyeri adalah olahraga. Namun, hati-hati pula, tubuh yang terlalu banyak bergerak atau over use juga dapat menjadi bumerang.

Selain itu, kata Meliala, posisikan juga tubuh Anda secara benar dan tepat saat mengangkat beban, terutama beban berat. “Jangan sembarangan angkat-angkat. Posisikan tubuh anda secara tepat dengan beban yang akan diangkat. Jika mungkin, jangan gunakan hanya satu tangan, gunakan dua tangan untuk membagi beban tubuh itu secara merata,” ujar Meliala. (IIS)

Sumber: PdPersi

Berjalan selama 10 menit per hari
Tidak harus menghabiskan waktu satu jam bermandikan keringat di gym. Cukup dengan berjalan 10 menit sehari juga merupakan olahraga yang menyehatkan tubuh Anda. Penelitian membuktikan olahraga sekecil apapun akan berguna bagi kesehatan tubuh Anda.

Parkir Mobil Anda dan Berjalanlah
Saat Anda hendak ke toko atau suatu tempat, coba parkirkan mobil Anda sejauh mungkin dan berjalanlah menuju toko. Saat Anda ke mal, jangan kesal karena mendapat tempat parkir yang jauh karena Anda justru bisa berjalan (artinya berolahraga) menuju mall.

Olahraga Perut Pagi Hari
Sebelum Anda bangun di pagi hari dan memulai aktivitas, coba lakukan sit up sebanyak 10 kali di tempat tidur Anda. Pasang weker Anda 15 menit lebih awal dan tambahkan satu kali sit up saat bangun keesokan harinya. Percaya atau tidak, suatu hari Anda akan bangun dan melakukan sit up sebanyak 100 kali.

Sumber : http://health-fitness-tips.com

Andi Abdullah Sururi – detiksport

Jakarta – Jangan anggap sepatu olahraga yang biasa Anda pakai jalan-jalan juga cocok buat dipakai berolahraga. Salah-salah pakai, bisa-bisa malah kaki Anda yang dibawa jalan-jalan ke rumah sakit.

Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa dijadikan acuan dalam memilih sepatu untuk berolahraga:

Jangan bikin sepatu multifungsi.

Sepatu untuk jalan biasanya lebih keras/padat; sepatu untuk olahraga (lari) lebih fleksibel, dengan bantalan ekstra untuk meredam efek getaran. Untuk kedua aktivitas itu, belilah masing-masing sepasang.

Ukur kaki secara berkala.

Jangan dikira ukuran kaki tidak berubah setelah dewasa. Menurut penelitian, makin hari ukuran kaki seseorang bisa berubah. Cek ulang ukuran kaki Anda minimal dua kali setahun.

Beli setelah beraktivitas.

(Ukuran) Kaki bisa berkembang tergantung pada aktivitas. Usahakan membeli sepatu ketika kaki dirasakan sedang dalam ukuran terbesarnya.

Bawa kaos kaki.

Karena kaos kaki menyempurnakan kenyamanan memakai sepatu, bawa kaos kaki yang biasa Anda pakai sehingga sepatu yang dijajal di toko pas dengan yang akan Anda pergunakan.

Jangan langsung merasa enak.

Jangan langsung jatuh hati pada sepatu yang ingin Anda beli hanya dengan mencobanya di depan cermin. Pakai dulu berjalan atau berlari di sekitar toko biar betul-betul enak memakainya saat berolahraga.

Sesuaikan aturan ibu jari.

Perhatikan jarak ideal sepatu dengan ibu jari kaki, punggung kaki, dan tumit kaki. Kalau terlalu longgar tentu akan selip, tapi terlalu ketat juga bisa bikin lecet.

Money doesn’t lie.

Kebutuhan dan anggaran setiap orang untuk membeli sepatu olahraga pasti  berbeda-beda. Tapi percaya deh, barang yang harganya Rp 50 ribu tentu berbeda kualitasnya dengan yang Rp 500 ribu.

Perhatikan kapan harus mengganti.

Idealnya, sepatu olahraga sudah bisa diganti setelah dipakai sejauh 500-600 kilometer. Juga, jika sol bawah mulai tipis dan sepatu dirasa tak nyaman lagi, sudah saatnya Anda ke toko lagi.

( a2s / din )

1. Usahakan datang kerja lebih awal dari waktu yang ditentukan. Paling lambat 30 menit sebelum waktu kerja dimulai, kita harus sudah ada di kantor. Selain dapat memahami dan mengenal lebih baik suasana tempat kerja, kita juga dapat memiliki waktu untuk melakukan persiapan rutinitas kerja.

2. Jika terbiasa menggunakan mobil ke kantor, usahakan untuk memarkir mobil jauh dari letak kantor. Nah, dari tempat parkir mobil itu kita dapat melakukan olahraga jalan kaki. Makin jauh parkir mobil, makin banyak energi yang akan keluar.

3. Atau biasakan untuk berjalan mengitari tempat bekerja sebelum masuk ke ruangan. Usahakan untuk berjalan ke mana saja selama kurang lebih 15 menit sebelum masuk ruangan kantor. Nggak ada salahnya untuk berkenalan atau mencari tahu di sebelah kantor itu siapa saja sih orangnya. ?

4. Jika sedang melakukan makan siang di mall atau pun pergi ke tempat makan, upayakan untuk selalu menghindari eskalator. Cari tangga, naik turun tangga lebih baik ketimbang memakai eskalator.

5. Jika terpaksa menggunakan eskalator, upayakan agar tubuh selalu bergerak, jangan diam saja menunggu tangga berjalan, tapi coba berjalan turun.

6. Yang harus diingat adalah, jika kita tidak memiliki waktu untuk berolahraga, biasakanlah tubuh kita selalu bergerak, agar tubuh tidak manja. Selalu berjalan dan tidak mengandalkan kendaraan untuk bergerak, selama jam kerja

Laman Berikutnya »