Boleh saja kaki tempatnya ada di paling bawah. Boleh saja kaki sering ditutupi oleh celana dan sepatu. Tapi, sekali bermasalah bisa mengganggu penampilan, bahkan menghambat aktivitas. Karena itu, kaki pun harus dirawat dan disayang seperti bagian tubuh yang lain, Apalagi jika Anda orang yang aktif dan gemar olahraga, kaki harus ekstra dijaga. Jadi, alangkah baiknya bila Anda mengenal beberapa masalah kaki, berikut solusinya:

KAPALAN
Apa itu? Penebalan kulit pada telapak kaki, jari kaki bagian atas, atau antara jari-jari kaki. Biasanya disebabkan tekanan atau gesekan yang terjadi karena benturan, memakai sepatu yang kesempitan, atau tulang kaki yang menonjol.

Untuk menghilangkan kapalan, rendam kaki dalam air kemudian oleskan krim yang mengandung bahan pengikis (exfoliating) atau gosok dengan batu apung, merendam kapalan dengan memilih sepatu berukuran pas atau berlapisan tebal untuk meredam benturan.

LECET. Lecet disebabkan oleh gesekan kaki dengan kaus kaki atau sepatu saat berolahraga, terutama kalau kaki berkeringat.

Untuk mencegahnya, sebelum berolahraga gunakan pelembab untuk kaki dan coba kenakan dua lapis kaus kaki yang tipis danpada kaus kaki yang tebal. Cara lain, kenakan kaus kaki secara terbalik, sehingga permukaan yang halus ada di dalam.

INGROWN TOENAILS, Yaitu kuku yang tumbuh ke dalam, menusuk kulit di sekitar kuku. Penyebabnya, sepatu yang terlalu ketat sehingga mendorong pertumbuhan kuku ke kulit di sekitarnya. Namun bisa pula disebabkan memotong kuku terlalu pendek atau melengkung. Bisa juga karena bentuk pirmgan kuku atau ketebalan kuku tak normal. Ingrown toenails dapat menyebabkan rasa sakit, bahkan infeksi.

Untuk menghilangkannya: rendam kaki dalam air hangat selama 10 menit setiap hari. Hindari sepatu yang terlalu ketat. Gunting kuku dengan model potong yang lurus. Kalau kulit yang terkena ingrown toenails terlihat mulai membengkak atau keluar cairan, segeralah periksa ke dokter. Dalam beberapa kasus, perlu operasi kecil untuk memperbaiki bentuk kuku saat mulai tumbuh kembah.

BAU DAN BERKERINGAT. Tubuh kita secara alami mengeluarkan keringat, namun pada beberapa orang produksi keringat bisa berlebihan, terutama pada kaki. Biasanya ini merupakan keturunan. Kaki yang berkeringat akan menimbulkan bau tak sedap, terutama saat bakteri bercampur dengan keringat.

Untuk mengatasinya, jagalah selalu kebersihan kaki. Ganti kaus kaki dan lepaskan sepatu sejenak setelah dipakai olahraga, agar kaki bisa bernapas. Pilih sepatu yang terbuat dari bahan kulit atau katun agar sirkulasi udara berjalan dengan baik. Atau gunakan bedak kaki anti jamur. Untuk meminimalkan keringat, gunakan antiperspirant pada kaki setiap hari.

KUTU AIR. Biasanya disebabkan oleh infeksi jamur dermatophytes dan candida, bukan kutu. Gejalanya berupa rasa gatal, kemerahan, atau intasi pada kulit, terutama di sela jari kaki. Keadaan ini dapat meluas ke telapak kaki. Jamur tersebut hidup di tempat basah, seperti kamar mandi atau tempat cuci baju.

Cara mencegahnya, gunakan sandal yang cukup tinggi atau tertutup ketika berjalan di tempat yang basah. Jaga kaki tetap bersih dan kering sebelum dan setelah olahraga. Untuk menyembuhkannya, gunakan obat topikal (oles) untuk mengatasi kutu air. Hindari pemakaian kaus kaki dari bahan nilon karena tidak menyerap keringat dengan baik. Bisa juga taburkan bedak anti jamur pada kaki.

MATA IKAN. Biasanya muncul di telapak kaki, baik sendiri atau berkoloni. Terasa sakit saat berjalan, karena tekanan inti mata ikan ke telapak kaki. Masalah ini disebabkan sejenis virus penyebab kutil, dan sangat menular.

Untuk mengatasinya, gunakan obat topikal atau patches. Pengobatan topikal memeriukan ketekunan dan waktu agak lama, Kalau gagal, dokter mungkin akan melakukan pembedahan dengan metode bedah beku (cryosurgery), bedah listrik (electrocautery), atau bedah laser untuk mengangkat mata ikan.