Banyak jalan untuk melangsingkan badan. Padahal ada cara yang lebih sehat, mudah, dan murah, yakni dengan berolahraga dan diet rendah karbohidrat. Wanita model kaliber dunia yang pernah membintangi
iklan produk pizza terkenal ini menyatakan, untuk mempertahankan bobot
badan ideal agar tetap tampak semampai ia rajin melakukan olahraga
loncat tali. “Saya mengurangi makan pasta yang selalu dianjurkan para ibu Italia,” ujarnya.¬† Makan siang dan malam tetap pasta tapi dengan porsi kecil.” Ada diet macan yang lebih mementingkan konsumsi
daging, diet buah-buahan, membatasi makan nasi dan makanan
berkarbohidrat tinggi lain seperti makanan dari terigu, jagung,
singkong, atau ubi, serta mengurangi konsumsi gula. Banyak juga iklan di media masa yang menjanjikan penurunan bobot badan sampai beberapa kilogram hanya dalam beberapa minggu. Begitu beragamnya kiat yang bisa dilakukan, justru sering membuat orang bingung, mana cara yang paling efektif. Menurut dr. Sadoso Sumosardjuno, D.S.O.R, pakar
kesehatan olahraga dan pimpinan Manggala Health Screening Center,
Jakarta, menurunkan bobot badan secara sehat, yang terbaik dengan
mengatur makan disertai olahraga. Diet rendah lemak dikombinasi dengan aerobik low
impact, bagi dia merupakan satu-satunya cara untuk mengontrol kebugaran
dan berat badan. Ia menghindari daging merah, tapi tetap makan daging ayam, ikan, makanan dari terigu, dan mengkonsumsi banyak sayur. “Walaupun saya bukan atlet atau memiliki daya tahan tubuh yang kuat, tapi badan saya lentur.
Kini saya terus berusaha menambah daya tahan tubuh dengan latihan fisik
secara rutin seperti naik sepeda dan berjalan kaki,” tambahnya. akaran intensitas latihan untuk olahraga aerobik,
seperti lari, lari ditempat, berenang, bersepeda, bersepeda stasioner,
jalan kaki, dan lain-lain dapat diketahui dari denyut nadi. Denyut nadi maksimal yang boleh dicapai adalah 220 minus umur (dalam tahun). Misalnya, Anda berusia 45 tahun sebaiknya berlatih
sampai denyut nadi antara 126 – 152 per menit yang berarti sudah masuk
dalam zone latihan.
Agar latihan ada pengaruhnya terhadap jantung dan peredaran darah,
sebaiknya latihan dilakukan hinga mencapai zona latihan dan terus
diusahakan berada dalam zona itu paling sedikit 20 – 45 menit. Bagi yang kegemukan bisa 5 – 6 hari seminggu. Menurut Sadoso, jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang teraman, membakar cukup banyak kalori, mudah, dan murah.

Jangan ketat-ketat
Turunnya berat badan tentu saja harus dibarengi dengan kondisi tubuh yang sehat sekaligus bugar. Karena itu diet yang sehat untuk melangsingkan tubuh, menurut Sadoso, tidak boleh terlalu ketat. Membiasakan diri makan setiap tiga jam sekali, tapi
dijaga keseimbangan input dan output-nya (porsi makanan yang dikonsumsi
seimbang dengan porsi kegiatan yang dilakukan). Dengan membatasi asupan karbohidrat, protein dan lemak
tidak mudah dipecah karena energi pemecahnya kurang sehingga tidak
banyak yang tertumpuk dalam tubuh. Buah-buahan
yang tidak mengandung banyak karbohidrat tetapi banyak air macam
pepaya, belimbing, semangka, jambu, apel sangat dianjurkan.
Tapi kurangi konsumsi buah manis seperti pisang, melon, sawo, angggur,
mangga karena banyak mengandung fruktosa yang akan menjadi glukosa
dalam darah. Dengan pola ini bobot tubuhnya yang semula 76 kg dengan tinggi 158 cm bisa berkurang 16 – 17 kg dalam tempo dua tahun. Dengan begitu lemak tubuh berkurang dan bobot badan menjadi turun. Agar tubuh lebih kencang, Ina melakukan olahraga apa saja yang disukai. Kalau sampai bobot turun 5 kg dalam tiga hari, misalnya, penurunan bobot tampak cepat berhasil, tapi bobot akan cepat naik lagi. ni yang dinamakan “sindrom yoyo”, kurus dan gemuk
saling bergantian sehingga tekanan darah pun akan cepat naik, yang
tentu berdampak negatif buat jantung.

Untuk orang dewasa bobot badan dibedakan atas bobot badan normal (BBN) dan bobot badan ideal (BBI). BBN pria dan wanita setelah 35 tahun adalah tinggi badan (sentimeter) dikurangi 100. Indeks ini diperoleh dari pembagian bobot badan (kilogram) dengan nilai kuadrat tinggi badan (meter). Pada wanita angka indeks yang diinginkan antara 21 -23 dan pria 22 – 24. Program penurunan berat badan perlu dikombinasi dengan
olahraga, sebab menurut kedua pakar itu, dengan diet makanan saja
ternyata berkurangnya bobot badan tidak semuanya akibat menyusutnya
lemak (63%) tetapi juga otot alias daging kita (37%). Tambahan lagi, kalau terkikis terus, otot akan mengecil dan kondisi tubuh kita tidak akan stabil. Penurunan bobot badan dengan olahraga dan diet itu syaratnya disiplin yang tinggi. Tambahan lagi, penyedotan yang berulang kali akan meninggalkan bekas penusukan jarum. Menurut Sadoso, cara ini juga mustahil bisa mengecilkan bagian-bagian tertentu misalnya betis yang besar. Obat atau ramuan itu umumnya bersifat diuretik yang membuat peminumnya sering buang air kecil. Obat yang bisa menyebabkan dehidrasi ini membuat makanan yang masuk tidak sempat diserap tubuh tetapi langsung dibuang.
Obat antigemuk kombinasi antara fenfluramine dan phentermine pernah
beredar tetapi kemudian dilarang karena beberapa wanita gemuk yang
menggunakannya terkena gangguan serius pada klep jantungnya.

Zat ini, katanya, bisa memblokir setiap enzim yang tugasnya menghancurkan molekul lemak. Karena molekul lemak yang masuk tak dihancurkan, maka ia tidak akan masuk ke dinding usus dan akan keluar begitu saja. Efeknya, begitu orang makan yang mengandung banyak lemak, tak lama kemudian ingin buang air besar. Namun, dengan mengubah pola makan ke makanan yang kurang lemak, efek sampingan ini konon bisa diatasi. Namun, obat ini hanya boleh digunakan bagi mereka yang berhasil menurunkan bobot badan sampai 5% dalam tiga bulan pertama. Di samping itu, menurut Annette Braun dari Organisasi
Pangan dan Obat-obatan Jerman, zat itu ikut menghancurkan asam lemak,
vitamin A, D, dan E yang dibutuhkan tubuh.

Akan lebih baik lagi kalau berkonsultasi dengan dokter ahli bila hendak melangsingkan badan.