Desember 2010


Daun Katuk Bangkitkan Vitalitas Seks Kamis, 25 November 2010 | 08:35 WIB Daun katuk adalah daun dari tanaman Sauropus adrogynus (L) Merr, famili Euphorbiaceae.

Daun Katuk Bangkitkan Vitalitas Seks Kamis, 25 November 2010 | 08:35 WIB Daun katuk adalah daun dari tanaman Sauropus adrogynus (L) Merr, famili Euphorbiaceae.

Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.

“Sedikitnya daun katuk mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang sintesis hormon-hormon steroid.”

Banyak tanaman Indonesia yang saat ini telah digunakan secara luas untuk berbagai tujuan pengobatan, selain dikonsumsi sebagai sayur. Salah satunya daun katuk.

Daun katuk adalah daun dari tanaman Sauropus adrogynus (L) Merr, famili Euphorbiaceae. Sebutan lain untuk daun katuk adalah memata (Melayu), simani (Minangkabau), kebing dan katukan (Jawa), serta kerakur (Madura).

Campuran makanan
Sejauh ini dikenal dua jenis tanaman katuk, yakni katuk merah dan katuk hijau. Katuk merah masih banyak dijumpai di hutan belantara. Sebagian pehobi tanaman hias mencoba menanam karena tertarik pada warna daunnya yang hijau kemerah-merahan.

Katuk hijau banyak digunakan untuk keperluan konsumsi, yaitu sebagai sayuran dan obat-obatan. Di Indonesia daun katuk lazim dimanfaatkan untuk melancarkan air susu ibu (ASI) serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor.
Saat ini, daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Pada tahun 2000 telah terdapat sepuluh pelancar ASI yang mengandung daun katuk beredar di Indonesia. Bahkan, ekstrak daun katuk telah digunakan sebagai bahan fortifikasi pada produk makanan yang diperuntukkan bagi ibu menyusui.

Pengembangan riset mengenai daun katuk terus dilakukan, terutama untuk menghilangkan efek negatif yang mungkin timbul. Daun katuk disarankan untuk dikonsumsi setelah direbus atau ditumis.

Gudang vitamin C
Dilihat dari nilai gizinya, dan katuk punya nilai gizi yang cukup baik, seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C.  Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik. Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik. Daun katuk juga mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza.

Daun katuk merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Kandungan vitamin C pada daun katuk bahkan jauh lebih tinggi daripada jeruk ataupun jambu biji, yang selama ini telah dikenal sebagai sumber vitamin C yang sangat baik.
Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.

Daun katuk juga merupakan sumber vitamin A yang cukup baik. Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit.

Daun katuk juga memiliki kadar kalsium yang sangat baik. Kalsium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh. Konsumsi kalsium kurang dari kebutuhan dapat menyebabkan rapuhnya integritas tulang dan osteoporosis di usia dini, umumnya terjadi pada wanita. Tekanan darah tinggi juga dapat disebabkan oleh kadar kalsium di dalam darah yang sangat rendah.

Selain memperlancar produksi ASI seperti yang dikenal selama ini, daun katuk juga kaya senyawa yang dapat menggenjot mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat.

Sedikitnya daun katuk mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang sintesis hormon-hormon steroid (seperti progesteron, estradiol, testosteron, glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (di antaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, dan leukotrien).

Menurut Yun (1997), daun katuk mempunyai efek diuretik dengan dosis 72 miligram per 100 gram berat badan. Menurut Lucia (1997), pemberian infus daun katuk dengan kadar 20 persen, 40 persen, dan 80 persen pada mencit selama periode organogenesis (pembentukan organ) tidak menyebabkan cacat bawaan (teratogenik) dan resorbsi.

Efek negatifnya sulit tidur
Di balik kelebihannya, daun katuk menyimpan sejumlah kekurangan. Selain membantu proses metabolisme di dalam tubuh, glukokortikoid hasil metabolisme senyawa aktif daun katuk dapat mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor, baik kalsium dan fosfor yang terdapat dalam daun katuk itu sendiri maupun dalam makanan lain yang disantap bersama masakan daun katuk.

Di Taiwan, pernah dilaporkan bahwa pada orang yang mengonsumsi jus daun katuk mentah (150 g) selama 2 minggu hingga 7 bulan terjadi efek samping dengan gejala sulit tidur, tidak enak makan, dan sesak napas. Namun, gejala-gejala tersebut menghilang setelah 40-44 hari penghentian konsumsi jus daun katuk.

Menurut Sriana (2006), proses perebusan dapat mengurangi efek negatif dari daun katuk. @

Prof. DR. Made Astawan
Dosen Departemen Teknologi
Pangan Dan Gizi IPB

Iklan
SHUTTERSTOCK

SHUTTERSTOCK

Laki-laki berbeda dengan perempuan dalam segala hal – termasuk kebutuhan gizi. Seperti halnya perempuan yang membutuhkan nutrisi tertentu selama kehamilan atau perlindungan dari kanker payudara, kaum Adam pun perlu nutrisi khusus yang dapat membantu  mempertahankan otot, mencegah kanker prostat, dan banyak lagi.

Banyak makanan yang cenderung menjadi favorit di kalangan pria, tapi justru berakibat buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya mengenal 10 jenis makanan yang dapat melawan penyakit sekaligus meningkatkan kesehatan para lelaki :

1. Tiram
Menurut Dave Grotto, RD, jurubicara American Dietetic Association, “Penelitian menunjukkan bahwa kandungan zinc (seng) dalam tiram  dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel yang mengarah ke kanker prostat.” Selain itu, “Zinc juga berfungsi pada sistem reproduksi seksual laki-laki termasuk peningkatan jumlah sperma,” kata Grotto.

Namun, menurut Grotto, Anda harus berhati-hati memakan tiram mentah karena dapat berisiko terkena infeksi Vibrio vulnificus. Selain itu, penderita penyakit hati, diabetes mellitus, rheumatoid arthritis, dan gagal ginjal kronis, serta alkoholik harus berhati-hati mengkonsumsi tiram karena kan meningkatkan risiko yang lebih besar pada penyakit mereka.

Untuk itu, direkomendasikan untuk mengonsumsi tiram dengan takaran 11 miligram per hari, apabila Anda juga mengkonsumsi kerang jenis lain, daging sapi tanpa lemak, babi kurus, atau kacang-kacangan.

2. Pisang
Pisang memiliki sumber energi yang besar dan kaya kandungan kalium yang diperlukan untuk mengatur saraf, denyut jantung, terutama tekanan darah. Diet kaya kalium dan magnesium (yang juga ditemukan dalam pisang) dapat mengurangi risiko stroke.

Sebagai sumber vitamin B-6, pisang juga dapat membantu sistem kekebalan tubuh, membentuk sel darah merah, memastikan sistem saraf berfungsi dengan baik, dan membantu metabolisme protein.

Jadi nikmatilah pisang setiap hari, saat sarapan atau sebelum berolahraga di gym. Bagi yang bukan penggemar pisang dapat mencoba jus jeruk, susu, tomat, dan kacang-kacangan yang juga baik untuk diet kaya kalium.

3. Ikan berlemak Omega-3
Tidak ada daftar makanan sehat yang lengkap tanpa lemak mengandung omega-3. Lemak tak jenuh adalah lemak yang dpenting bagi tubuh karena bermanfaat bagi jantung, sirkulasi darah, sistem kekebalan tubuh dan mengurangi resiko kanker prostat.

“Lemak Omega-3 adalah makanan anti-inflamasi yang dapat membantu menurunkan trigliserida dalam lemak, mengurangi rasa sakit dan nyeri pada atlet, dan membantu penyembuhan artritis,” kata Joy Bauer, MS, RD, pakar nutrisi penulis buku Joy Bauer’s Food Cures.

Asosiasi Hati Amerika sendiri merekomendasikan setiap orang untuk menyantap ikan berlemak (salmon, sarden, tuna, mackerel, herring) dua kali seminggu, karena kaya asam amino omega-3.

“Lemak ikan juga merupakan sumber nutrisi vitamin D yang baik, untuk mencegah kanker, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit tulang,” kata Bauer.

Namun, untuk mendapatkan protein omega-3 selain dari protein hewani Anda juga bisa mendapatkan dalam makanan nabati, seperti biji rami, kenari, kedelai, minyak canola, dan produk telur.

4.Brokoli
Sayuran  brokoli sangat membantu mencegah penyakit jantung dan kanker. Brokoli sarat dengan vitamin C, beta-karoten, kalium, dan fitokimia yang disebut sulphoraphane (antikanker prostat dan kolon).

Sayuran hijau super-bergizi ini juga dapat membantu menurunkan kadar homocycteine, asam amino yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Bila anda tak suka brokoli, anda dapat mencoba sayuran’silangan’ lainnya seperti bok choy, kubis, kembang kol, atau kubis Brussel.

5.Kacang Brasil
Menurut Bauer, kacang Brasil mengandung selenium dan magnesium.  Kedua jenis nutrisi ini merupakan antioksidan yang mampu mencegah kanker hati dan melindungi kesehatan prostat. Selain itu, orang-orang yang diet kaya selenium mengalami penurunan risiko kanker.  Selenium juga membantu menurunkan LDL atau “koresterol buruk” dan mengurangi kejadian pembekuan darah dan penyakit jantung.

Disarankan  agar orang dewasa mengkonsumsi 55 mikrogram selenium setiap hari dari kacang Brasil, kacang kering-panggang, kalkun, tuna, atau kerang. Meskipun dosis harian selenium Anda dapat dipenuhi dalam satu kacang Brazil, Bauer memperingatkan untuk tidak memakan lebih dari dua kacang Brazil per hari karena mengandung banyak selenium yang dapat menyebabkan anda overdosis.

6.  Whole Grains (biji serelia utuh)
Kebanyakan pria berpikir mendapat cukup karbohidrat, tetapi jenis yang mereka makan justru salah. “Diet yang kaya whole grain menyediakan serat, vitamin, mineral yang mendukung kesehatan jantung, membangun otot, dan menjaga lingkar pinggang kecil,” kata Christine Gerbstadt, dari American Dietetic Association.

Menurut Gerstadt, makanan seperti oatmeal mengandung serat yang larut dalam tubuh, selain juga mengandung vitamin B yang dapat membantu menurunkan LDL  dan baik untuk prostat.

Direkomendasikan untuk mengkonsumsi 10-25 gram serat setiap hari, baik dari oatmeal atau sumber lain seperti apel, pir, dan kacang. Perlu diingat, ketika membeli produk biji-bijian, carilah produk yang mengandung setidaknya 3-5 gram serat per porsi. Untuk menghindari masalah pencernaan, cobalah tingkatkan asupan serat Anda secara bertahap, dan jangan lupa minum banyak air putih.

7. Stanol tumbuhan
Stanol adalah zat alami dalam buah-buahan dan sayuran yang telah terbukti  menurunkan kadar kolesterol jahat. Banyak makanan yang kini telah difortifikasi dengan stanol seperti mentega, yoghurt, jus jeruk, dan coklat granola.

Setiap hari, pria direkomendasikan mengkonsumsi 2 gram stanol tumbuhan ditambah makanan jenis lain untuk membantu menghambat penyerapan kolesterol dalam usus. Untuk memenuhinya, Anda dapat mengonsumsi 2-3 sendok teh produk stanol seperti Benecol atau 16 ons jus jeruk yang diperkaya stanol per harinya, karena stanol aman digunakan sebagai penurun kolesterol.

8. Kedelai
Menurut Gerstadt, kedelai kaya akan isoflavon, yang memelihara kesehatan prostat dan telah terbukti menurunkan resiko kanker prostat. “Menurut studi baru-baru ini, makan 25 gram kacang kedelai atau sekitar 1 ons protein kedelai setiap hari membantu menurunkan kolesterol,” ujar Farrell.

FDA sendiri telah menyetujui klaim kesehatan oleh label makanan yang menyatakan mengkonsumsi 25 gram protein kedelai per hari merupakan bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol yang dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung.

Karena itu, tidak ada salahnya mencoba makan beberapa produk kedelai setiap hari, seperti kacang kedelai, susu kedelai, keju kedelai, tahu atau tempe.

9. Berry dan cherry
Semua jenis buah cherry beragam warna seperti, ungu, biru, dan warna merah sangat baik bagi kesehatan karena mampu melindungi flavonoid dan antosianin.
Buah cherry mengandung lebih dari 4.000 senyawa berbeda yang memiliki sifat antioksidan melebihi vitamin C. Menambahkan berry dalam menu diet  membantu memperlambat penurunan fungsi otak yang terjadi akibat  proses penuaan.

10. Sayuran berwarna merah dan oranye
Vitamin C dan beta-karoten adalah antioksidan yang membantu melindungi sel-sel kulit yang sehat dan mencegah oksidasi dari matahari.

“Vitamin C terlibat dalam memproduksi kolagen. Beta-karoten mengkonversi ke bentuk aktif vitamin A, yang membantu untuk memperbaiki sel-sel epitel atau kulit,” kata Bauer.

Bauer merekomendasikan asupan semua nutrisi itu dari  paprika merah (setiap buah mengandung 300% vitamin C dari total yang dibutuhkan tubuh), wortel, labu, atau ubi jalar.

Menurut penelitian  The American Journal of Clinical Nutrition, selain sayuran yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa sayuran utama yang harus dikonsumsi pria (dan wanita), yaitu sayuran berwarna gelap, berdaun hijau dan sayuran kaya nutrisi lainnya supaya dapat membantu mengurangi risiko meningkatnya prostat.

Selain itu, pria yang menjalankan diet kaya nutrisi dalam sayuran yang mengandung vitamin C, beta-karoten, dan potasium  ditemukkan resiko pembesaran prostat menjadi lebih kecil.