info penyakit


salah satu herbal obat sakit kepala

salah satu herbal obat sakit kepala

SAKIT kepala bukanlah gangguan kesehatan yang asing dan Anda bisa mencoba ragam herbal yang telah lama digunakan untuk mengontrol sakit kepala.

Sakit kepala seringkali muncul akibat berbagai faktor pemicu termasuk stres. Bagaimana cara mengatasinya? Anda bisa menggunakan beragam obat medis yang tersedia beragam di pasaran. Tetapi, jika malas menggunakan obat-obatan yang mengandung bahan kimia, Anda bisa mencoba beberapa herbal seperti di bawah ini.

Feverfew. Tanaman yang mempunyai bau mirip jeruk nipis ini merupakan antiperadangan dan bekerja seperti ibuprofen. Tumbuhan semak dari keluarga asteraceae ini sangat populer sebagai herbal untuk mengatasi migrain. Selain itu, herbal ini juga diyakini bisa menghambat zat-zat kimia penyebab ketegangan pembuluh darah di kepala. Sebuah studi menemukan, 2/3 dari pasien migrain sembuh setelah menggunakan feverfew secara teratur. Untuk menjamin tingkat keamanan dan menentukan dosis yang tepat, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.

Peppermint. Herbal satu ini telah digunakan selama ratusan tahun untuk mengatasi sakit kepala. Semua bagian tanaman ini, mulai dari kandungan minyak, flavonoid, phenolic acids, dan triterpenes bisa digunakan sebagai obat. Studi pertama mengenai manfaat peppermint dipublikasikan pada 1879. Publikasi ini didukung oleh penemuan berikutnya di Jerman pada 1996. Studi ini menemukan, cairan ethanol yang mengandung 10% minyak peppermint sama efektifnya dengan 1.000 miligram acetaminophen dalam meredakan sakit kepala. Studi lain menemukan, 32 partisipan yang menggosokkan minyak peppermint di ubun-ubun mengalami pengurangan rasa sakit yang signifikan.

Cobalah menggosokkan atau memijatkan minyak peppermint ke ubun-ubun, turun ke kening, dan ke belakang leher. Cara ini dinyatakan efektif meredakan sakit kepala akibat gangguan pencernaan dan migrain dengan cara menimbulkan efek dingin pada kulit dan merilekskan otot-otot cranial. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan teh peppermint untuk meredakan migrain. Caranya, tuangkan satu cangkir air mendidih ke dalam wadah yang berisi 1-2 sendok teh daun peppermint kering, kemudian tutup dan biarkan selama 10 menit. Saringlah campuran sebelum diminum. Untuk meredakan migrain, minumlah 1-2 cangkir tehpeppermint dingin setiap hari.

Passionflower. Herbal satu ini bersifat menenangkan. Mengonsumsi teh passionflower sebelum waktu tidur bisa membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih nyenyak. Satu percobaan klinis menemukan kalau herbal ini bisa menurunkan tingkat kecemasan.  Selain itu, passionflower juga diyakini mengandung antiperadangan dan penghilang rasa sakit, sehingga sangat bagus untuk migrain. Dosis yang dianjurkan sebanyak 4-8 gram herbal kering 3 kali sehari. Untuk membuat teh, Anda bisa menyeduh 0.5-2.5 gram passionflower ke dalam air mendidih selama 15 menit dan diminum 2-3 kali sehari.

Ginko biloba. Daun ginko biloba merupakan herbal yang populer untuk meredakan sakit kepala. Herbal ini bisa memperlancar aliran darah, sehingga cocok digunakan untuk sakit kepala yang dipicu oleh gangguan sirkulasi. Beberapa studi yang dilakukan para peneliti dari Perancis menemukan, herbal in efektif meredakan sakit kepala vaskular (migrain, sakit kepala berantai, dan sakit kepala akibat mabuk). Salah stau studi bahkan menyebutkan kalau ginko bisa mengurangi migrain hingga 80%. Tapi, herbal ini bisa menimbulkan efek samping jika digunakan dengan obat sakit kepala seperti aspirin dan lithium. Karena itu, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.

Cabe merah. Cabe merah mengandung komponen capsaicin, yang diyakini meningkatkan daya tahan terhadap rasa sakit. Cabe merah dinyatakan efektif meredakan sakit kepala berantai (cluster headaches), dan umum digunakan dalam bentuk semprot hidung (nasal spray). Sebuah studi yang meminta partisipan menggosokkan obat yang mengandung capsaicin di bagian dalam dan luar hidung menemukan kalau pasien mengalami pengurangan 75% rasa sakit dan frekuensi sakit kepala, dalam waktu 5 hari.

Chamomile. Herbal ini mengandung antiperadangan dan komponen penghilang rasa sakit yang bisa membantu meredakan ketegangan emosional. Karena itu, herbal ini cocok untuk membantu sakit kepala akibat ketegangan. Chamomile bisa ditemukan dalam bentuk teh siap seduh. (OL-08)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com

Sumber : kompas.com

Nutrisi komplit, rasa lezat, rendah kalori, dan tinggi serat, adalah keunggulan kacang-kacangan. Kacang, dengan beragam jenisnya, dapat diolah menjadi santapan lezat sekaligus sehat.

Kacang hitam
Kaya akan antioksidan antosianin (yang juga terdapat pada buah anggur). Bermanfaat untuk mengatasi penyakit jantung dan kanker. Sup kacang hitam juga dapat menjadi hidangan yang menghangatkan di sore hari. Atau, bisa juga dijadikan sebagai topping pada hidangan kentang panggang.

Kacang hijau
Mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti karbohidrat, protein, vitamin B1 dan B2, namun rendah lemak. Rasanya manis dan mudah dicerna. Cocok dijadikan bubur bersama gula merah dan isi kue onde-onde.

Kacang merah
Kandungan vitamin B1 dalam kacang merah berfungsi untuk meningkatkan kemampuan otak. Kekurangan zat ini seringkali dikaitkan dengan penyakit Alzheimer. Kombinasikan kacang merah dengan daging untuk dijadikan berbagai olahan, seperti sup daging kacang merah. Ini juga untuk melengkapi kebutuhan protein asam amino yang tidak dimiliki oleh kacang merah.

Kacang kedelai
Konsumsi 25 gram kacang kedelai per hari mampu menurunkan risiko serangan jantung. Ini karena protein yang terkandung di dalamnya memiliki efek menurunkan kadar kolesterol. Demikian hasil penelitian yang ditemukan oleh The Food and Drug Administration (FDA).  Beberapa jenis olahan kacang, kedelai, yaitu tahu, tempe, dan susu kacang kedelai.

Kacang polong
Kacang polong merupakan sumber vitamin K terbaik, yang berpengaruh dalam menjaga kesehatan tulang. Selain itu, asam folat dan vitamin B6 dalam kacang polong juga bermanfaat dalam menurunkan kadar homosistein. Homosistein biasanya berasal dari makanan sehari-hari. Tingginya kadar homosistein, berkaitan erat dengan risiko penyempitan pembuluh darah dan serangan jantung. Variasikan taburan kacang polong di atas hidang an. Tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga mempercantik hidangan.

Chickpeas (garbanzo)
Merupakan sumber utama molibdenum yang dapat menetralisir sulfit atau bahan pengawet. Chickpeas juga bermanfaat mengendalikan kadar gula darah. Biasanya, chickpeas dihidangkan bersama dengan sup atau salad.

Sumber : kompas.com

Mata yang sehat juga didapat dari asupan makanan yang bernutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mata. Ada sejumlah zat gizi penting yang memberi manfaat optimal bagi kesehatan mata, salah satunya adalah antioksidan.

Vitamin C, E, dan A tergolong vitamin kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah gangguan mata terkait dengan usia dan penyakit mata lainnya. Selain itu, mineral seperti selenium dan zinc juga membantu penyerapan antioksidan.

Sumber antioksidan dapat diperoleh dari buah dan sayur dengan warna cerah, seperti wortel, labu, ubi jalar, anggur, jeruk, dll. Konsentrasi antioksidan lebih melimpah dalam bentuk mentah.

Meski demikian, hendaknya asupan antioksidan tidak dalam jumlah berlebihan.

Vitamin A
Dapat diperoleh dari hati, telur, dan sayur seperti wortel maupun bayam. Vitamin A ini penting dalam fungsi retina, juga membantu, mata beradaptasi dengan cahaya terang dan gelap. Vitamin A mengurangi risiko terbentuknya katarak dan degenerasi makular terkait usia.

Vitamin C
Selain memperkuat tulang dan otot serta menjaga kesehatan gigi dan gusi, vitamin C juga penting dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin C mampu mengurangi risiko katarak dan degenerasi makular. Sumber vitamin C dapat dijumpai pada jeruk, stroberi, brokoli, dan paprika.

Vitamin E
Vitamin E dikaitkan juga dengan pencegahan katarak dan memperlambat perkembangan katarak. Kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, serta produk yang diperkaya vitamin E adalah sumber vitamin E yang baik.

Selenium dan zinc
Dua komponen ini menjadi mineral kunci untuk membantu proses oksidasi. Mineral tersebut membantu tubuh menyerap antioksidan. Kecukupan mineral ini dalam makanan sehari-hari juga membantu mencegah penyakit mata.

Selenium dapat dijumpai pada makaroni dan keju. Sementara zinc bisa diperoleh dari keju, yogurt, daging merah, dan beberapa sereal yang diperkaya dengan mineral zinc.

lidah-buaya-aloe-vera-l

Saat ini pemafaatan tanaman berkhasiat obat sudah menjadi bagian dari pengobatan tradisional masyarakat dunia yang bersifat efektif, efisien dan aman, dan ekonomis. Hal ini sejalan dengan himbauan dari organisasi kesehatan dunia (WHO) dengan gerakan “Back to Nature”.

Salah satu tanaman yang telah dimanfaatkan untuk pengobatan yaitu tanaman lidah buaya. Tanaman lidah buaya (Aloe vera 1.) merupakan tanaman yang dikenal sebagai tanaman hias dan banyak dijumpai dilingkungan sekitar serta tanaman yang sudah tak asing lagi dan telah banyak dimanfaatkan untuk pengobatan saat ini lidah buaya telah diolah dalam bentuk lotion, liquid, tablet, kapsul, jus, untuk dijadikan masakan atau lainnya.

Tanaman ini banyak tumbuh di daerah berhawa panas. Mengingat tanaman lidah buaya cukup mudah didapat dan terbukti memiliki khasiat untuk kecantikan dan kesehatan. Alangkah baiknya jika memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan dalam pengobatan tradisional yang merupakan warisan nenek moyang. Pemanfaatan tanaman berkhasiat obat seperti lidah buaya saat ini sangatlah tepat, karena saat ini masyarakat sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat terjadinya krisis moneter dan ekonomi dan imbasnya mengenai berbagai sektor kahidupan termasiuk sektor kesehatan.

Lidah buaya mengandung aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloeomodin, aloenin, aloesin dan lain-lain. Sedangkan khasiat lidah buaya antara lain: menyuburkan dan menghitamkan rambut, sebagai pembersih muka, mengatasi jerawat, mengatasi flek hitam, mengatasi ambeien, rematik, diabetes, dan lain lain. Pemanfaatan lidah buaya antara lain sebagai berikut:

Mengatasi Jerawat Daun lidah buaya secukupnya dikupas kulit luarnya dan daunnya, kemudian dijus. Tambahkan bubuk sambiloto dan tepung bedak beras dingin masing-masing secukupnya, aduk hingga rata lalu gunakan sebagai masker pada wajah. Diamkan selama 30 menit lalu bilas dengan air hingga bersih. Lakukan secara teratur.

Menghilangkan Garis Putih Pada Dahi Lidah buaya secukupnya yang telah dibersihkan duri dan kulitnya lalu dijus, tambahkan putih telur secukupnya. Setelah itu, maskerkan pada dahi yang terdapat garis-garis putih tersebut hingga kering lalu dibersihkan dengan air.

Menyuburkan Rambut
Lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil bagian dalamnya, lalu digosokkan pada kulit kepala sesudah mandi sore. Setelah itu, kepala dibungkus dengan kain bersih dan keesokan harinya rambut dicuci. Lakukan secara teratur.

Mengatasi Ambeien
* Lidah buaya secukupnya diparut atau dijus, tambahkan « gelas air matang dan 2 sendok madu, lalu diaduk dan disaring, kemudian diminum.
* Lidah buaya secukupnya dijus, lalu dicampur dan diaduk dengan norit secukupnya
dan bubuk gambir secukupnya hingga rata kemudian dioleskan pada ambeien.

Mengatasi Rematik
* Sebanyak 60 gr lidah buaya yang telah dibersihkan kulit dan durinya lalu dijus, kemudian dicampur 30 gr jahe dan gula merah atau gula pasir secukupnya. Selanjutnya direbus dengan air secukupnya hingga tersisa 1 gelas. Setelah itu, diminum. Lakukan secara teratur.

* Untuk penderita diabetes, bahan-bahan tersebut ini dapat ditambahkan buah pare dan gula merah atau gula putih.

Khasiat Lidah Buaya (Aloe Vera 1.):
Khasiat
– kencing manis
– buang iar kecil mengandung darah
– hipertensi
– antikanker
– batu empedu
– muntah darah
– sakit kepala
– pusing
– influensa
– tukak lambung, sakit lambung
– radang lambung dan usus
– radang tenggorokan
– radang amandel
– radang hidung
– radang telinga
– radang gusi, radang rongga mulut
– batuk rejan
– wasir
– sembelit
– peluruh haid
– nyeri saraf
– mabuk kendaraan
– luka terpukul
– luka dalam
– cacingan
– kejang pada anak

Beberapa Zat Kandungan Lidah Buaya
*Antakuinon Dan Kuinon Memiliki efek menghilangkan rasa sakit (analgetik) dan
menghilangkan pusing.
* Lignin/Selulosa Dalam gel lidah buaya mampu menembus dan meresap ke dalam kulit, menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit, sehingga kulit tidak cepat kering serta terjaga kelembabannya.
* Acetylated Mannose Merupakan imunositimulan yang kuat, yang berfungsi meningkatkan fungsi fagositik dari sel makrofag, respon sel T terhadap patogen serta produksi interferon dan zat kimia yang meningkatkan sistem imun untuk menstimulasi atau merangsang antibody.
* Gel/Lendir Lidah Buaya Mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan luka, luka bakar, borok/eksim, memberikan lapisan pelindung pada bagian yang rusak dan mempercepat tingkat penyembuhan. Reaksi tersebut karena adanya Aloectin B yang menstimulasi sistem immun.

* Aloin, Aloe-Emodin Menyebabkan usus besar berkonstraksi/mengkerut sehingga bersifat sebagai pencahar yang kuat (laxative). Umumnya terjadi pengeluaran feses/buang air besar setelah 8-12 jam pengkonsumsian.

Dan lain-lain.
Pemakaian luar:
– luka terbakar
– luka tersiram air panas
– eksim/borok
– bisul
– digigit serangga
– mengembalikan jaringan kulit yang tidak rata
– biang keringat
– kutil
– mata ikan
– tumit pecah-pecah
– gigi berlubang
– untuk kecantikan: jerawat, komedo, tahi lalat, flek hitam, rambut rontok, rambut beruban, melebatkan rambut, menghitamkan rambut. – dan lain-lain.

Kandungan Kimia Lignin, sapanin, senyawa antrakuinon, vitamin, senyawa gula, enzim, asam amino, aloin, barbalon, isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin, aloesin, dan lain-lain.

Mekanisme Kerja * Szponin: Memiliki kemampuan sebagai pembersih dan antiseptik sehingga sangat efektif mengobati luka terbuka. * Alomicin: Memepunyai efek sebagai antikanker.

[Prof HM Hembing Wijayakusuma adalah ahli pengobatan tradisional dan akupunktur,
Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional & Akupunktur se-Indonesia (Hiptri)]

makasar

SALAH satu penyakit tropis yang sangat mengancam jiwa manusia adalah penyakit malaria. Sulawesi Selatan dan daerah lainnya di Indonesia adalah wilayah beriklim tropis. Makanya tak aneh jika banyak penduduk di daerah ini kerap diserang malaria.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi parasit plasmodium dan menyerang sel darah merah (eritrosit) serta menurunkan jumlah erotrosit dalam tubuh hingga menyebabkan kematian jika tak ditangani sejak dini.

Beberapa jenis malaria yang menyerang di antaranya adalah malaria tertiana yang disebabkan oleh Plasmodium vivax dan malaria tropika yang diserang oleh Plasmodium falciferum.

Penyakit ini harus segera ditindaklanjuti dengan pengobatan dan penderita yang mengidap penyakit ini pun harus waspada jangan sanpai kekeblan tubuhnya menurun dan dapat terserang balik penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini.

Pengobatan dengan tanaman herbal dapat menjadi solusi. Tanaman Buah Makassar atau Brucea javanica atau biasa disebut tambara marica bagi masyarakat Bugis Makassar menjadi salah satu tanaman yang dibudidayakan untuk digunakan sebagai obat herbal.

Tamanan dari famili Simarubaceae ini mengandung alkaloid brucamarine, yatanine, glikosida brucealin, yatanoside A dan B, kosamine, dan fenol (brucenol, bruceolic acid).

Bijinya mengandung brusatol dan bruceine A, B, C, E, F, G, H. Daging buahnya mengandung minyak lemak, asam oleat, asam linoleat, asam stearat, dan asam palmitoleat. Buah dan daunnya mengandung tanin. (ira eka pratiwi)

Bisa Disentri dan Kanker
Tambara marica tak hanya ampuh mengobati sakit malaria saja. Penyakit berat lainnya seperti kanker, disentri, juga penyakit cacingan, wasir, dan keracunan makanan dapat ditangkal oleh tanaman ini.

Buah Makasar berbentuk bulat telur dan berupa buah batu berwarna putih. Helai daun tanaman ini berbentuk lanset memanjang dengan ujung yang meruncing, pangkal berbentuk baji dengan tipi yang bergerigi kasar dan jumlah anak daun lima hingga 13 per tangkai.

Buah Makassar ini mampu menetralkan racun di dalam tubuh. Dan kandungan zat aktif berupa sam oleat, bruceine, dan yatanoside A & B, yang berkhasiat antikanker. Selain itu, dari data penelitian yang dilakukan oleh peneliti, sari buah makasar memiliki khasiat sebagai antelmintik (obat cacing).

Untuk pencegahan malaria, ambil isi 10 buah makassar, lalu giling sampai halus. Masukkan ke dalam kapsul, lalu minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini tiga  kali sehari selama tiga hari. Selanjutnya, dosis dikurangi setengahnya (5 buah) dan minum selama 5 hari. (ira eka pratiwi)

Resume
Khasiat Buah Makassar
* Obati malaria
* Mencegah kanker
* Obati disentri
* Untuk diare dan cacingan
* Menetralkan racun

Sumber : http://www.tribun-timur.com

By Republika Newsroom

bp_fall06_backyard_jogging_l

Rutin lebih sehat daripada sekali setahun

JAKARTA – Mau terhindar dari resiko diabetes? Tidak ada salahnya setiap hari melakukan jogging atau bahkan berlari cepat selama 30 menit. Olahraga lari rupanya membawa banyak manfaat.

“Sebenarnya kesehatan itu hanya diperoleh dengan berlari selama 7,5 menit perhari,” kata Dokter James A Timmons Dari Heriot-Watt University, Edinburgh, Skotlandia.

Timmons dan para koleganya meneliti 16 pria berusia 20 tahun. Mereka diminta menjalanai enam sesi latihan fisik. Setiap sesi antara lain terdiri dari sprint selama 6 hingga 30 detik, diselingi empat menit istirahat. Setelah beristirahat mereka diminta berlari lagi. Sehingga total latihan tersebut mencapai 17 hingga 26 detik.

Latihan tersebut dilakukan selama dua pekan. Mereka juga diberi larutan manis setiap hari. Ternyata kadar gula mereka tetap normal. PAdalah menurut penelitia laruta glukosa biasanya menaikkan kadar gula darah di atas normal.

Timmons menganjurkan agar setiap orang melakukan latihan olahraga intensif setiap hari. Selain jogging olahraga yang juga bisa dilakukan adalah bersepeda kencang atau lari menaiki tangga dua kali dalam sepekan.

Khusus penderita diabetes berusia 20 – 40 tahun, dianjurkan meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap di bawah pengawasan dokter. “Kuncinya kita lebih baik berolahraga rutin 7,5 menit setiap hari ketimbang berlari selama 30 menit tetapi hanya satu kali dalam setahun,” ujarnya/reuters/itz

Awas Kanker Usus di Balik Lezatnya Sosis

SIAPA tak kenal kelezatan sosis, makanan daging olahan ini sudah sangat akrab di lidah masyarakat dunia termasuk Indonesia. Namun, siapa sangka di balik kenikmatan makanan yang kaya gizi ini, terkandung lemak dan kolesterol tinggi sehingga bisa mengganggu kesehatan.

Bahkan para ahli di Inggris belum lama ini kembali memperingatkan bahwa konsumsi sebatang sosis sehari dapat meningkatkan risiko kanker usus. Maka dari itulah, Anda sebaiknya berhati-hati mengonsumsi sosis atau produk daging olahan.

Seperti dilaporkan surat kabar The Star Jumat (4/4), Martin Wiseman dari World Cancer Research Fund (WCRF), memperingatkan konsumen akan ancaman penyakit kanker bila terlalu sering mengonsumsi makanan nan lezat ini.  Ia juga mengingatkan konsumen untuk mewaspadai bacon dan menyatakan bahwa dengan hanya mengonsumsi 50 gram makanan daging olahan setiap hari dapat meningkatkan risiko mengidap kanker hingga 20 persen.
 
Hampir setahun lalu, Wiseman juga menyuarakan peringatan yang sama akan bahaya terlalu sering mengonsumsi daging olahan ini termasuk di dalamnya ham, pastrami, salami dan hot dog.

Makanan daging olahan memang dibuat dari daging atau ikan yang telah dicincang kemudian dihaluskan, diberi bumbu dan zat pengawet.  Ada yang kemudian diasap, dimasukkan dalam selonsong berbentuk bulat panjang simetris, baik yang terbuat dari usus hewan maupun pembungkus buatan (casing).

Wiseman menambahkan, laporan yang dirilis pihaknya mungkin bukan hal yang baru, tetapi yang justru ironis adalah hampir dua pertiga masyarakat khususnya di Inggris tidak sadar atau waspada akan isu ini.

¨Kami sekarang lebih yakin dari sebelumnya bahwa memakan daging olahahan dapat meningkatkan risiko mengidap kanker usus,” ujarnya.

Daging merah, termasuk di dalamnya sapi, babi, domba, sejauh ini dikaitkan dengan kanker usus. Meskipun demikian para ahli merekomendasikan bahwa daging merah boleh dikonsumsi  secara moderat (kurang dari 500g per hari) selama mengandung nutrisi yang sangat penting.

“Banyak hasil penelitian ilmiah yang menemukan bahwa kanker usus lebih sering ditemukan pada orang yang sering mengonsumsi daging merah dan produk daging olahan,” ungkap Sara Hiom, direktur informasi kesehatan Cancer Research di Inggris:

Sementara itu David Spiegelhalter, seorang Professor Public Understanding of Risk dari Cambridge University, berpendapat  satu di antara 18  pria memiliki kemungkinan mengalami kanker usus, sedangkan wanita satu di antara 20.  Hitungan tersebut, menurut   David Spiegelhalter adalah risiko seumur hidup. 

Nilai gizi
Sosis merupakan produk polahan daging yang mempunyai nilai gizi tinggi. Komposisi gizi sosis berbeda-beda, tergantung pada jenis daging yang digunakan dan proses pengolahannya. Produk olahan sosis kaya energi, dan dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat. Selain itu, sosis juga memiliki kandungan kolesterol dan sodium yang cukup tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan penyakit jantung, stroke, dan hipertensi jika dikonsumsi berlebihan.

Ketentuan mutu sosis berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3820-1995) adalah: kadar air maksimal 67 persen, abu maksimal 3 persen, protein minimal 13 persen, lemak maksimal 25 persen, serta karbohidrat maksimal 8 persen. Kenyataannya, banyak sosis di pasaran yang memiliki komposisi gizi jauh di bawah standar yang telah ditetapkan. Hal tersebut menunjukkan pemakaian jumlah daging kurang atau penggunaan bahan tidak sesuai komposisi standar sosis.

Baca label dengan teliti
Seiring dengan berkembangnya industri pangan, saat ini telah dikembangkan sebuah inovasi baru, yaitu sosis siap makan tanpa perlu dimasak atau dipanaskan terlebih dulu. Dengan begitu, sosis  dapat dimakan sebagai snack. Saat ini juga mulai banyak dijual sosis steril, yaitu sosis yang dibuat melalui proses sterilisasi sehingga awet untuk disimpan pada suhu kamar, selama beberapa waktu. Sosis tersebut tinggal dibuka dari kemasannya dan langsung dapat dimakan.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kandungan lemak sosis yang cukup tinggi. Konsumsi sosis sebagai snack hendaknya memperhatikan faktor-faktor kesehatan seperti obesitas dan kolesterol. Sosis dengan kadar lemak rendah dapat menjadi pilihan. Karena itu, sebaiknya membiasakan diri membaca label secara seksama sebelum memutuskan untuk membeli dan mengonsumsi sosis.
AC
Sumber : the star

Bahaya Laten Sepotong Sosis

 

SOSIS merupakan makanan asing yang sudah akrab dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena rasanya enak. Namun, di balik kenikmatan makanan yang kaya akan zat gizi ini, terkandung lemak dan kolesterol tinggi yang bisa mengganggu kesehatan. Untuk itu, hati-hati mengonsumsi sosis.

Makanan ini dibuat dari daging atau ikan yang telah dicincang kemudian dihaluskan, diberi bumbu, dimasukkan ke dalam selonsong berbentuk bulat panjang simetris, baik yang terbuat dari usus hewan maupun pembungkus buatan (casing). Sosis juga dikenal berdasarkan nama kota atau daerah yang memproduksi, seperti berliner (Berlin), braunscheiger (Braunshweig), genoa salami (Genoa), dan lain-lain.  

Sosis merupakan salah satu produk olahan daging yang sangat digemari masyarakat Indonesia sejak tahun 1980-an. Istilah sosis berasal dari bahasa Latin, yaitu salsus, yang artinya garam. Hal ini merujuk pada artian potongan atau hancuran daging yang diawetkan dengan penggaraman.

Jenis Sosis     
Kramlich (1971) membagi sosis menjadi enam kelas. Sementara itu, Forrest et al (1975) membagi sosis menjadi enam kategori berdasarkan metode pembuatan yang digunakan oleh pabrik, yaitu: sosis segar, sosis asap-tidak dimasak, sosis asap-dimasak, sosis masak, sosis fermentasi, dan daging giling masak.

Sosis segar dibuat dari daging segar yang tidak dikuring. Penguringan adalah suatu cara pengolahan daging dengan menambahkan beberapa bahan seperti garam natrium klorida (NaCl), natrium-nitrit, natrium-nitrat, gula, serta bumbu-bumbu. Sosis segar tidak dimasak sebelumnya dan biasanya tak diasapi, sehingga sebelum dikonsumsi, sosis segar harus dimasak  
Sosis masak dibuat dari daging yang telah dikuring sebelum digiling. Sosis jenis ini dimasak dan biasanya diasapi. Daya simpannya lebih lama daripada sosis segar. Contohnya, frankfurter dan hot dog.

Dilihat dari jenis dagingnya, sosis dapat terdiri dari beberapa macam, yaitu sosis sapi, sosis ayam, dan sosis babi. Akhir-akhir ini daging kambing juga telah digunakan sebagai bahan baku pembuatan sosis. Di Bali, terkenal sosis yang dibungkus dengan casing usus babi. Sosis itu dinamakan urutan

Komponen Penyusun  
Komponen utama sosis terdiri dari daging, lemak, dan air. Selain itu, pada sosis juga ditambahkan bahan tambahan seperti garam, fosfat, pengawet (biasanya nitrit/nitrat), pewarna, asam askorbat, isolat protein, dan karbohidrat.

Lemak sering ditambahkan pada pembuatan sosis sebagai pembentuk permukaan aktif, mencegah pengerutan protein, mengatur konsistensi produk, meningkatkan cita rasa, dan mencegah denaturasi protein.

Penambahan garam pada pembuatan sosis bertujuan untuk meningkatkan cita rasa, pengembang protein daging, pelarut protein daging, meningkatkan kapasitas pengikatan air (water holding capacity = WHC), serta sebagai pengawet. Penambahan fosfat akan bersinergi dengan garam untuk meningkatkan WHC pada sosis.

Tanpa garam dan fosfat, sosis akan sulit untuk dibuat. Asam askorbat sering ditambahkan dalam bentuk asam askorbat maupun natrium askorbat untuk membantu pemerahan daging. Selain itu, asam askorbat juga berfungsi sebagai antioksidan agar produk tidak mudah tengik.   
Untuk mensubtitusi daging, pada pembuatan sosis sering juga ditambahkan isolat protein. Selain itu, pada pembuatan sosis juga ditambahkan karbohidrat sebagai bahan pengisi sosis.

Pengawet dan Pewarna
Pada pembuatan sosis, bahan pengawet yang sering digunakan adalah nitrit. Aktivitas antibakteri nitrit telah diuji dan ternyata efektif untuk mencegah pertumbuhan bakteri Clostiridium botulinum, yang dikenal sebagai bakteri patogen penyebab keracunan makanan. Nitrit dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan spora Clostiridium botulinum, Clostiridium perfringens, dan Stapylococcus aureus pada daging yang diproses.

Selain sebagai pengawet, fungsi penambahan nitrit pada proses kuring daging adalah untuk memperoleh warna merah yang stabil. Nitrit akan terurai menjadi nitrit oksida, yang selanjutnya bakal bereaksi dengan mioglobin membentuk nitrosomioglobin.

Meskipun nitrit sebagai salah satu bahan tambahan pangan memberikan banyak keuntungan, ternyata dari berbagai penelitian telah dibuktikan bahwa nitrit dapat membentuk nitrosamin yang bersifat toksik dan karsinogenik. Nitrosodimetilamin hasil reaksi nitrit dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan bersifat karsinogen kuat yang bisa memicu penyakit tumor pada beberapa organ tikus percobaan.

Jenis bahan pengawet dan dosis maksimum yang diizinkan pada sosis berdasarkan SNI 01-0222-1995 adalah belerang dioksida (450 mg/kg), kalium nitrat (500 mg/kg), kalium nitrit (125 mg/kg), natrium nitrat (500 mg/kg), serta natrium nitrit (125 mg/kg). Jenis pewarna yang biasa digunakan pada sosis adalah eritrosin dan merah allura, masing-masing dengan kadar maksimal 300 mg/kg.  

Jenis Casing
Terdapat tiga jenis casing yang sering digunakan dalam pembuatan sosis, yaitu alami, kolagen, serta selulosa. Casing alami biasanya terbuat dari usus alami hewan. Casing ini mempunyai keuntungan dapat dimakan, bergizi tinggi, dan melekat pada produk. Kerugian penggunaan casing ini adalah produk tidak awet.

Casing kolagen biasanya berbahan baku dari kulit hewan besar. Keuntungan dari penggunaan casing ini adalah dapat diwarnai, bisa dimakan, dan melekat pada produk. Casing selulosa biasanya berbahan baku pulp. Keuntungan casing selulosa adalah dapat dicetak atau diwarnai dan murah. Casing selulosa sangat keras dan dianjurkan untuk tidak dimakan.

Saat ini telah dikembangkan poly amid casing, yaitu casing yang terbuat dari plastik. Casing jenis ini tidak bisa dimakan, dapat dibuat berpori atau tidak, bentuk dan ukurannya dapat diatur, tahan terhadap panas, dan dapat dicetak.

Nilai Gizi  
Sosis merupakan produk olahan daging yang mempunyai nilai gizi tinggi. Komposisi gizi sosis berbeda-beda, tergantung pada jenis daging yang digunakan dan proses pengolahannya.
Produk olahan sosis kaya energi dan dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat. Selain itu, sosis juga memiliki kandungan kolesterol dan sodium yang cukup tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan penyakit jantung, stroke, dan hipertensi jika dikonsumsi berlebihan.

Ketentuan mutu sosis berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 01–3820-1995) adalah: kadar air maksimal 67 persen, abu maksimal 3 persen, protein minimal 13 persen, lemak maksimal 25 persen, serta karbohidrat maksimal 8 persen.   

Kenyataannya, banyak sosis di pasaran yang memiliki komposisi gizi jauh di bawah standar yang telah ditetapkan. Hal tersebut menunjukkan pemakaian jumlah daging kurang atau penggunaan bahan tidak sesuai komposisi standar sosis.

Penulis : Prof. DR. Made Astawan, Departemen Teknologi Pangan Dan Gizi IPB.

Dengan hormat, saya mempunyai istri berusia 31 tahun. Karena suka mengalami panas di pinggang, pertama saya kira karena kurang minum.

Kemudian, saya coba bawa ke dokter spesialis urologi. Setelah di-USG, istri saya mengalami penyakit kista di ginjal kanan yang menurut informasi dokter sudah multiple (banyak).

Saya mohon informasi dokter, apakah penyakit itu dapat disembuhkan tidak dengan operasi? Atau bisakah diberi obat? Apakah faktor penyebab istri saya mengalami kista? Sebab, yang saya tahu, kami sudah berusaha melakukan pola hidup sehat. Sebelumnya terima kasih banyak atas jawaban dokter.

Irfan, Sidoarjo

Kista ginjal merupakan tumor jinak terbanyak di ginjal. Sebanyak 70 persen tidak memberikan keluhan. Angka kejadian meningkat sesuai usia. Sekitar 20 persen orang pada usia 40 tahun mempunyai kista dan 30 persen pada usia 60 tahun.

Kista ginjal dapat tunggal ataupun multiple (banyak); baik di satu ginjal maupun kedua ginjal. Kista ginjal dibedakan beberapa bentuk. Yaitu, ginjal multikistik, polikistik, maupun soliter (tunggal).

Ginjal polikistik merupakan kelainan herediter dan berkembang secara progresif menuju kerusakan pada kedua ginjal (bilateral). Ginjal multikistik terjadi karena kegagalan dalam proses embriologis pembentukan sistem ginjal. Biasanya, kelainan itu mengenai satu ginjal dengan ditandai banyak kista. Kista ginjal soliter (tunggal) banyak dijumpai pada dewasa dan merupakan kelainan bawaan.

Keluhan kista ginjal biasanya mengakibatkan nyeri pinggang akibat massa kista ginjal yang cukup besar. Kista kadang-kadang mengalami infeksi maupun terkena trauma dari luar. Dampaknya adalah perdarahan sehingga nyeri hebat.

Penanganan kista ginjal umumnya dilakukan secara konservatif dengan pemantauan secara klinis maupun pemeriksaan penunjang lain secara berkala. Bila sudah timbul keluhan atau komplikasi, dapat dilakukan aspirasi cairan kista (tuntunan USG) disertai pemberian obat skleroterapi maupun dengan pembedahan. (*)

dr Edwin Ongkorahardjo SpU

Spesialis Urologi RS Surabaya Internasional