ADAKALANYA kita merasakan teknik pemijatan yang berbeda-beda pada tubuh. Ada pijatan dengan melakukan penekanan di titik-titik tertentu, ada pula terapis yang lebih menyukai pemijatan dengan mengurut.

Teknik dan gaya pemijatan memang cukup beragam. Paling tidak, ada enam teknik dasar dalam pemijatan. Yakni, effulrage, petrissage, stroking, tappoment, tapping, dan kneading. “Keenam teknik ini menjadi dasar segala bentuk massage yang ada,” jelas Tirza S. Tamin, Kepala Divisi Rehabilitasi Cedera Olah Raga Departemen Rehabilitasi Medik RSCM FKUI.

Teknik effulrage merupakan proses penaburan atau pengolesan jenis minyak yang akan dipakai untuk memijat. Sedangkan, petrissage dilakukan dengan mengangkat otot dan jaringan dalam. Cara ini dapat dilakukan dengan satu atau kedua tangan.

Sedangkan, terapis yang melakukan teknik strokking biasanya mencubit-cubit atau meremas bagian tubuh pasian. Adapun tappoment lebih merupakan teknik memijat dengan telapak tangan yang dipukulkan di tubuh pasien.

Sementara tapping merupakan teknik memijat dengan cara ‘ menekan ujung jari di tubuh pasien. Terakhir, kneading adalah penggunakan siku terapis yang ditekan di tubuh pasien.

Baik wellness massage maupun medical massage umumnya mengkombinasikan keenam teknik dasar ini. Dalam wellness massage, ada tiga jenis terapi pemijatan yakni neuromuscularmassage, shiatsu massage dan swedish massage.

Neuromuscullar massage merupakan terapi pemijatan yang lebih menekankan otot bagian dalam hingga ke tulang.

Sedangkan, teknik pemijatan Shiatsu massage tak terlampau keras dan cenderung hanya di permukaan. Nah, swedish massage adalah tipe pemijatan yang paling umum. Ini termasuk pukulan pukulan ringan dan gerakan meremas yang lama dan panjang. Sang terapis meningkatkan tekanan pada tangannya, lengan atau siku setahap demi setahap. Biasanya, mereka menggunakan minyak atau lotion.

Selain teknik memijat di atas, masih banyak teknik pemijatan lain yang berkembang. Thai massage misalnya. Pada teknik ini, terapis menggunakan kekuatan jempol menekan titik lemah otot dengan konsentrasi pijatan pada daerah punggung, kaki serta wajah. Salah satu keunikan thai massage adalah pijatannya tanpa lumuran minyak.

Belakangan, jenis pemijatan warm stone massage juga populer. Teknik ini menggunakan kekuatan batu alam yang dapat menghantarkan panas ke tubuh. Sebab, panas juga dapat mengurangi kekakuan otot. Alhasil, pijatan ini dapat mengurangi ketegangan otot dan membuat tubuh rileks.

Nah, dengan berbekal pengetahuan teknik pijat ini, Anda bisa mencoba beberapa teknik pijat yang berbeda. Tapi, satu hal yang perlu diingat, jangan makan tepat-sebelum pijat dilakukan. Bukan bugar didapat tapi sakit perut malah mendera. (Kontan/Tunggul Joko Pamungkas)

Iklan

Kapanlagi.com – Terapi pijat dengan cara totok atau jarum sudah biasa dan telah sering didengar di masyarakat bagi masyarakat yang biasa menggunakan pengobatan alternatif.

Namun berbeda dengan pemijat lainnya Marsuyono warga Kalipuro, Banyuwangi memiliki terapi pijat lain yakni dengan menggunakan aliran listrik dan peralatan bengkel.

Dengan menggunakan dua buah kunci ring 12 yang dialiri listrik, Marsuyono menjalankan pekerjaannya sehari harinya sebagai tukang pijat tradisional di Yayasan Al Hikam, demikian dilaporkan dari Banyuwangi.

Profesi bapak beranak dua ini telah ditekuni selama 10 tahun. Dalam terapi pemijatan ini pasien dilarang menyimpan atau membawa barang barang logam untuk menghindari hubungan arus pendek.

Sebelum terapi dilakukan pasien dipijit secara khusus dengan menggunakan minyak pijat hingga seluruh tubuhnya terasa lemas. Setelah tubuh terasa lemas proses pemijatan dengan strum listrik dan alat bengkel dimulai.

Dalam proses ini pasien dan pemijat sama sama menginjak salah satu kunci ring yang telah dialiri listrik.

Tanpa merasakan setrum tangan Marsuyono yang telah dialiri aliran listrik kemudian menekan bagian tubuh si pasen.

Tidak jarang si pasien mengerang menahan rasa sakit saat tangan Marsuyo yang dialiri listrik mulai menyentuh bagian tubuh yang terasa sakit.

Proses ini dilakukan selama lima belas hingga 30 menit tergantung penyakit pasien.

Menurut Marsuyono terapi pijat dengan aliran listrik dan kunci ring mampu melancarkan peredaran darah pasien hingga kembali normal, dengan cara tersebut maka sakit si pasien akan sembuh dalam waktu singkat.

Sukoto salah satu pasien mengungkapkan terapi pijat dengan strum dan kunci ring merupakan barang baru bagi dirinya. Namun dibanding terapi pijat lainnya pijat ini lebih merasakan kesembuhan dan kebugaran.

“Selain mampu menyembuhkan penyakit diabetes terapi pijat tersebut juga mampu menyembuhkan penyakit lainnya seperti migran dan pegal-pegal,”tegasnya.

Hal yang sama juga di tegaskan oleh Bagiono pencipta metode pijat listrik, bahwa aliran listrik memiliki energi khusus yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan manusia.

Dengan melakukan terapi aliran listrik maka peredaran darah akan selalu lancar sehingga pasien akan selalu nampak sehat dan bugar. (*/cax)

Sumber : http://www.kapanlagi.com/h/0000173354.html

KapanLagi.com – Memijat bagian-bagian tertentu telinga ternyata efektif untuk menurunkan berat badan bagi penderita obesitas, kata akupunturist dan ahli pijat telinga di Jakarta.

“Memijat pada empat titik telinga bagian dalam dapat dijadikan terapi untuk kegemukan dan relatif mudah dilakukan,” kata akupuntuist dan ahli pijat telinga, Oei Gin Djing, di Jakarta, Rabu (18/10/06).

Pijat untuk mengatasi kegemukan dapat dilakukan dengan cara memijat menggunakan biji-bijian di tulang telinga bagian dalam dan tulang batas telinga dengan bagian pipi.

Ia mengatakan, pemijatan tersebut sebaiknya dilakukan dengan teratur dan pasien harus menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan kegemukan, seperti makan berlemak yang berlebihan.

“Penderita obesitas juga harus tetap berolahraga secara teratur,” katanya.

Menurut dia, berat badan yang melebihi batas normal dapat mendatangkan berbagai macam penyakit berbahaya, seperti kencing manis, tekanan darah tinggi, peradangan sendi, penyakit jantung, dan penyempitan pembuluh darah otak.

Ia mengatakan, pijat telinga dapat djadikan terapi yang mudah dan murah untuk mengatasi kegemukan dan telah terbukti empiris pada beberapa pasien di kliniknya di Sunter, Jakarta Pusat.

Terapi ini dapat dilakukan sendiri dan mudah dipelajari bagi orang yang awam tentang titik-titik pijat akupuntur sekalipun, katanya.

Pijat telinga juga dapat menyembuhkan penyakit seperti gangguan mata, gangguan pencernaan, rematik, hipertensi, hipotensi, dan penyakit THT (telinga, hidung, dan tenggorokan).

Menurut Gin Djing, pada pijat telinga bila suatu organ atau anggota tubuh mengalami sakit, maka akan timbul titik atau kepingan pada daun telinga.

“Keadaan ini merupakan refleksi gangguan pada organ atau anggota tubuh terkait. Titik atau kepingan dari reaksi positif itu merupakan titik utama terapi,” katanya.

Pijat telinga atau disebut juga akupuntur telinga merupakan bagian dari pengobatan tradisional China dan telah dipraktekkan sejak ribuan tahun lalu.

Beberapa abad sebelum masehi, dalam buku Huang Ti Nei Cing atau buku Kedokteran Kaisar Kuning bagian Ling Su disebutkan, telinga bukan suatu organ yang berdiri sendiri, tetapi berhubungan dengan seluruh organ dalam dan seluruh anggota tubuh.

Oleh karena itu, dengan merangsang titik-titik tertentu pada telinga berbaga macam penyakit termasuk obesitas dapat disembuhkan, katanya. (*/rit)